Wellington, Gontornews — Pemerintah Selandia baru melaporkan 66 anak dan remaja terpapar Covid-19 varian Delta yang sangat menular. Sementara itu, pihak berwenang juga melaporkan 66 pasien lain berusia 20-an tahun yang juga terpapar virus serupa. Dengan demikian, total pasien Covid-19 varian Delta yang berumur 30 tahun ke bawah mencapai 132 orang.
Dalam keterangannya, Rabu (25/8/2021) sore, Kementerian Kesehatan Selandia Baru melaporkan penambahan kasus varian Delta pada komunitas. Kini, mereka telah mencatatkan total 210 kasus infeksi Covid-19. Pihak berwenang, kata NZHerald, akan memperbaharui datanya setiap hari sore waktu setempat.
Otoritas terkait melaporkan dua pertiga kasus positif Covid-19 varian Delta merupakan warga berusia 30 tahun ke bawah. Setengah kasus positif tersebut berasal dari komunitas Pasifika. Pakar kesehatan Selandia Baru memprediksi bahwa wabah varian Deltan ini akan terus mengalami peningkatan kasus.
Dari 210 data yang dilansir, Kementerian mengonfirmasi paparan kasus positif terjadi dalam rentang waktu 17 Agustus dan 25 Agustus. Mereka juga tidak melaporkan telah melakukan perjalanan luar negeri. Selain itu, pemeintah melaporkan 32 kasus yang menginfeksi anak-anak berusia 10-19 tahun dan 14 kasus lain yang menginfeksi anak berusia 9 tahun ke bawah.
Sisa kasus positif yang berhasil terkonfirmasi terdiri dari 18 warga berusia sekitar 30 tahun, 20 warga berusia sekitar 40 tahun, 24 warga berusia sekitar 50 tahun dan sembilan kasus warga berusia 60 tahun. Sementara warga berusia 70 tahun terkonfirmasi 7 kasus dengan satu kasus menginfeksi warga berusia sekitar 80 tahun. [Mohamad Deny Irawan]





















