Bregancon, Gontornews — Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak implementasi penuh dari perjanjian de-eskalasi Sochi untuk kawasan Idlib, Suriah.
“Hari ini kami sangat peduli dengan apa yang terjadi di Idlib. Hari ini populasi Idlib hidup di bawah pengeboman yang terus menerus, warga sipil dan anak-anak tewas,” kata Macron pada konferensi pers 19 Agustus menjelang pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Bregancon, Prancis.
“Dan saya pikir situasinya agak mendesak dan perlu untuk mengimplementasikan memorandum gencatan senjata yang ditandatangani di Sochi,” tambahnya.
Enam warga sipil tewas dalm serangan udara rezim dan Rusia pada 19 Agustus.
Macron menekankan perlunya melanjutkan prakarsa kemanusiaan yang “berhasil di Istanbul dan St Petersburg.”
Sementara itu menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, pasukan pemberontak menarik diri dari kota Khan Sheikhoun dan desa-desa di Provinsi Hama.
Zona de-eskalasi Idlib saat ini dihuni oleh sekitar empat juta warga sipil, termasuk ratusan ribu orang yang dipindahkan oleh pasukan rezim dari kota-kota di seluruh negara yang dilanda perang. [RM]



















