Moskow, Gontornews — Komando Pusat AS mengganti beberapa pasukan regulernya di Suriah utara dengan karyawan perusahaan militer swasta (PMC), kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada konferensi pers di Moskow, Rabu (17/7).
“Jumlah personel PMC di Suriah melebihi 4.000. Perlu dicatat bahwa pada paruh kedua Juni saja, 540 orang telah tiba di negara itu, termasuk 70 komandan dan instruktur. Pemindahan tentara bayaran dilakukan dengan mobil dalam kelompok 12-16 orang,” katanya dikutip hurriyetdailynews.com.
Menurut Zakharova, tugas utama PMC adalah melatih para militan yang loyal kepada AS dan melindungi ladang-ladang minyak.
Suriah terjebak dalam perang saudara yang ganas sejak awal 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menindak protes pro-demokrasi dengan kejam.
Sejak itu, ratusan ribu orang telah terbunuh dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi. [RM]


















