Keluarga besar Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor se-Jawa Barat ikut serta hadir dalam acara TA’LIM (Tajamu’ Lintas Marhalah) di Cottage Pondok Seni & Krisna Beach Pangandaran, pada tanggal 20-22 Juli 2024.
Agenda tiga hari itu mulai dibanjiri alumni Gontor pada hari Sabtu siang. Bukan hanya alumni Gontor daerah Jawa Barat, IKPM DKI Jakarta, Banten, Semarang, bahkan perwakilan IKPM Lombok pun juga hadir pada acara itu.
Hadir pada kesempatan ini, Bapak Pimpinan PMDG KH Hasan Abdullah Sahal, Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi, MA, dan Drs KH M Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. Turut hadir juga Dr KH Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, MA (Ketua Senat UNIDA), Ibu Hj Indarsih (Istri Alm. Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi) beserta keluarga, dan juga jajaran tokoh penting meliputi Direktur KMI, YPPWPM, IKPM dan beberapa guru senior lainnya.
Sebuah kesyukuran besar bagi alumni Pondok Modern Darussalam Gontor bisa ber-muwajjahah bersama Bapak Pimpinan Pondok, yang mana pada kesempatan tersebut beliau bisa memberikan banyak sekali wejangan yang sangat bermanfaat untuk mengarungi kehidupan bermasyarakat ini.
Menurut penjelasan Dr Deni Rustandi, MAg selaku Ketua Pelaksana Ta’lim, acara ini dihadiri banyak tokoh dari berbagai aspek alumni Gontor yang terdiri dari para Pimpinan Pondok Alumni maupun beberapa elemen di kenegaraan lainnya.
“Dengan jumlah total yang telah diprediksi, yang hadir acara ini akan mencapai 600 sampai 1000 orang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh panitia,” papar Kiai Deni Rustandi.
“Bisa kita lihat dari raut wajah seluruh tamu yang hadir, menunjukkan ekspresi yang sangat senang, ekspresi yang sangat gembira dan tidak sabar untuk mendengarkan tausyiah dari ketiga Pimpinan PMDG pada acara inti nanti,” ungkap Kiai Deni.
Sebelum menuju acara inti yakni Tausyiah dan Amanat oleh Bapak Pimpinan Gontor, agenda terlebih dahulu dimulai dengan Pelantikan Pengurus IKPM Gontor Cabang Tasikmalaya masa periode 2024 – 2029 oleh Ketua Umum PP IKPM Pusat H Noor Syahid, MPd yang disaksikan oleh Bapak Pimpinan Gontor.

Waktu semakin larut malam namun tak kunjung henti alumni berdatangan memenuhi tempat acara inti untuk mendengar pesan dan amanat dari Pak Kiai.
Dalam amanatnya, KH Hasan Abdullah Sahal memberikan pesan dan nasihat yang mendalam. Beliau menekankan pentingnya untuk memahami arti kata “penting” dan “kepentingan” dalam kehidupan. Beliau juga mengingatkan bahwa fasilitas yang diberikan seringkali membuat kita terlena dan melupakan tujuan utama.
“Gontor itu telah berdiri ketika Indonesia masih dijajah, sebelum Indonesia Merdeka, Gontor sudah menyanyikan Lagu Indonesia Raya,” tegas Kiai Hasan Abdullah Sahal.
Beliau menekankan pentingnya memiliki jatidiri, harga diri, dan keberanian dalam menghadapi tantangan hidup. Beliau juga berpesan kepada alumni untuk tidak takut kepada selain Allah dan selalu berjalan bersama-sama dengan keberanian dan berharap hanya kepada Allah. 
Acara yang berakhir pada pukul 22.25 WIB itu berjalan lancar dan penuh dengan kekhidmatan. Kemudian pada esok harinya, agenda dilanjutkan dengan pelepasan 100 balon di tepi Pangandaran, simbolis penyambutan peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. [] Bandung, 22 Juli 2024























