Ponorogo, Gontornews – Di hari Jumat (10/4) ini, sebanyak 29.416 santri di seluruh kampus Gontor di Indonesia melaksanakan kegiatan membaca al-Qur’an dan berdoa bersama-sama. Kegiatan Khatmul Qur’an menjelang liburan akhir tahun ajaran 1441/2020 ini merupakan instruksi dari Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.
Kegiatan Khatmul Qur’an ini bersifat menyeluruh dan diadakan di seluruh kampus Pondok Modern Darussalam Gontor Putra dan Putri. Kegiatan ini dilaksanakan serentak pada hari Jumat, 17 Sya’ban 1441 (10 April 2020), mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.45 WIB (sebelum Maghrib). Seluruh santri/santriwati harus mengikuti kegiatan ini.
Teknis pelaksanaan kegiatan Khatmul Qur’an diatur sebagai berikut: Pertama, seluruh santri/santriwati kelas 1-5, membaca al-Qur’an di rayonnya masing-masing. Kedua, santri/santriwati kelas 6, kelas 5 non-mudabbir dan anggota JMQ (Jam’iyyatul Qurra’/kelompok kursus qira’ah santri Gontor) membaca al-Qur’an di Masjid Jami’.
Ketiga, guru-guru dikondisikan untuk koreksi massal di tempat yang telah ditentukan. Keempat, santri/santriwati dibagi dalam kelompok kecil, terdiri dari 6 orang. Setiap santri/santriwati menyelesaikan 5 juz: (Juz 1-5, Juz 6-10, Juz 11-15, Juz 16-20, Juz 21-25, dan Juz 26-30).
Kelima, diharapkan agar santri/santriwati sudah bisa menyelesaikan 5 juz dari pagi sampai sore (sesuai waktu yang dijadwalkan). Keenam, para syaikh maskan bertanggung jawab mengawasi dan membimbing pelaksanaan Khatmul Qur’an di rayonnya masing-masing.
Ketujuh, setiap santri/santriwati membaca al-Qur’an sesuai jatahnya masing-masing. Tidak ada santri/santriwati yang menyimak bacaan santri/santriwati lainnya. Kedelapan, santri/santriwati yang telah menyelesaikan jatah bacaannya sebelum batas akhir waktu, diharapkan tetap membaca al-Quran, hingga akhir waktunya.
Kesembilan, tidak ada kegiatan apapun yang digelar di Pondok pada hari ini untuk para santri/santriwati, kecuali kegiatan Khatmul Qur’an. Kesepuluh, setiap santri/santriwati menyiapkan al-Qur’annya sendiri-sendiri.
Kesebelas, kegiatan ini diakhiri dengan doa Khatmul Qur’an yang dibaca di akhir waktu (sebelum mMghrib), dipimpin oleh petugas yang ditunjuk.
Sedangkan teknis pelaksanaan khusus anggota JMQ diatur sebagai berikut: Pertama, seluruh anggota JMQ, dari kelas 1-6 didampingi beberapa Musyrif JMQ, membaca al-Qur’an di Masjid Jami’. Kedua, ada anggota JMQ yang dipilih untuk membaca al-Qur’an dengan menggunakan loudspeaker masjid (suara dalam).
Ketiga, mereka para santri yang mempunyai kualitas bacaan terbaik. Jumlah mereka menyesuaikan kebutuhan. Keempat, mereka memulai membaca al-Qur’an setelah usai shalat Shubuh hingga menjelang Maghrib. Setiap santri membaca setengah juz secara bergantian.
Kelima, anggota JMQ yang tidak dipilih untuk membaca al-Qur’an dengan menggunakan loudspeaker, mereka membaca al-Qur’an di masjid sebagaimana aturan teknis bagi santri lainnya.
Semoga kegiatan ini mampu mengetuk pintu langit agar Allah mengangkat segala macam musibah yang melanda negeri ini, khususnya COVID-19. Semoga kita semua dikaruniai keselamatan dan kemudahan dalam setiap urusan. Amin yaa Rabbal ‘Aalamiin. []




















