Bukittinggi, Gontornews – Tak perlu menunggu waktu lama, Tim Robotik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bukittinggi, Sumatera Barat, yang berhasil menciptakan tempat hand sanitizer bersensor, kebanjiran permintaan (order). Saat ini tim sedang mengerjakan perakitan hand sanitizer otomatis pesanan beberapa mesjid dan kantor.
Kepala MAN 1 Kota Bukittinggi, Irsyad, merasa bangga dan menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan salah seorang guru di madrasah yang ia pimpin. “Ide akan timbul di saat kesulitan di depan mata dan akan indah dengan berbagi serta menjadi bermanfaat bagi semua umat. Semoga hand sanitizer otomatis karya Robotik MAN 1 ini bisa menjadi salah satu solusi untuk diterapkan sebagai sarana dalam menjaga kebersihan yang aman dan ramah lingkungan,” ujarnya dikutip kemenag.go.id.
Ia berharap akan muncul lagi inovasi-inovasi berikutnya dari MAN 1 Bukittinggi.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Bukittinggi, H Abrar Munanda, mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan Tim Robotik MAN 1 Bukittinggi ini. “Dalam berbagai kondisi kita harus berpikir kreatif menyikapi fenomena yang berlangsung. Fenomena saat ini masyarakat sangat butuh alat kebersihan untuk sering membersihkan tangan sesuai anjuran kesehatan dalam pencegahan COVID-19,” paparnya dikutip kemenag.go.id.
Seperti diberitakan gontornews.com, Tim Robotik MAN 1 Bukittinggi, Sumatera Barat, berhasil menciptakan tempat hand sanitizer bersensor. Karya inovasi ini membantu pengguna untuk tidak menyentuh tempat hand sanitizer secara langsung bila ingin mencuci tangan.
“Melihat setiap orang selalu menekan gagang hand sanitizer dengan memutar kran air pencuci tangan, tentu hal ini perlu diwaspadai dan memiliki potensi besar untuk menularkan virus COVID-19 ini secara berantai. Melihat kondisi ini jiwa saya terpanggil untuk membuat hand sanitizer otomatis melalui sensor,” tutur Pembimbing Tim Robotik MAN 1 Bukittinggi Zulkhairi, Ahad (4/4). []






















