Washington, Gontornews – Sebuah penelitian menunjukkan bahwa alkohol tidak memberikan manfaat kesehatan secara umum. Bahkan, peneliti menemukan adanya peningkatan risiko terkena penyakit kardiovaskular serta meningkatnya kadar kolesterol dalam darah bagi para peminum minuman beralkohol.
“Amerika Serikat perlu meninjau ulang kebijakannya dengan menggunakan penelitian ini sebagai pertimbangan dalam menentukan pedoman ‘minuman moderat’ bagi para pria dan wanita,” kata peneliti utama yang berasal dari Univesity of Cambridge, Angela Wood.
Dalam penelitian yang diterbitkan oleh harian The Washington Post tersebut, peneliti ingin memberikan pemahaman yang lebih lengkap bahwa alkohol berdampak terhadap kesehatan jantung.
Dalam peneltiian sebelumnya, alkohol disebut dapat menurunkan risiko serangan jantung. Meski demikian, Wood dan rekan-rekannya menyangkal dan menyebut bahwa alkohol tidak memberikan manfaat kesehatan apapun.
Temuan lainnya, peneliti menemukan bahwa alkokol dapat meningkatkan risiko penyakit-penyakit kardiovaskular seperti stroke, aneurisma aorta, hipertensi fatal hingga gagal jantung. Data ini diharapkan dapat dijadikan pembanding dengan manfaat dari alkohol yang dilakukan pada penelitian sebelumnya.
“Meminum (alkohol) dengan lebih banyak tidak dapat mengurangi risiko penyakti jantung, padahal, alkohol dapat meningkatkan risiko stroke, penyakti kardiovaskular serta memperpendek harapan untuk hidup,” kata Wood.
“Ini adalah studi yang mengesankan,” kata penasihat ilmiah senior dari National Institute on Alcohol Abuse ad Alcoholism, Harun White.
“Masalah minuman moderat dan efek kesehatannya sangat penting karena banyak orang meminum alkohol di berbagai negara di dunia. Penting bagi kami, menjelaskan berapa ambang batas aman diperbolehkan meminum alkohol,” tambah White. [Mohamad Deny Irawan]


















