pesanan-baju-kaos
27 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 20 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Jejak

Sultan Menanga, Penyebar Islam di Wilayah NTT

Fathur Roji by Fathur Roji
13 March 2022
in Jejak
0
Sultan Menanga, Penyebar Islam di Wilayah NTT

Kupang, Gontornews — Umat Muslim merupakan minoritas di NTT (Nusa Tenggara Timur) yang mayoritas penduduknya penganut Kristen (Katolik dan Protestan). Namun sejarah keberadaan umat Muslim di kawasan itu telah ada sejak abad ke-15.

Islam pertama kali masuk wilayah NTT pada abad ke 15 di di Pulau Solor yang kini menjadi bagian dari Kabupaten Flores Timur. Seperti juga di daerah di Nusantara, Islam masuk daerah itu dibawa para pedagang.

Menurut Munandjar Widiyatmika, Peneliti dan penulis buku sejarah Islam di NTT mengatakan, penyebaran agama Islam pertama dilakukan seorang ulama pedagang dari Pelembang yang bernama Syahbudin bin Salman Al Faris yang kemudian dikenal dengan sebutan Sultan Menanga.

“Dari sumber-sumber sejarah yang berhasil saya himpun, agama Islam masuk pertama kali di pulau Solor di Menanga pada abat ke-15 kemudian ke Ende dan Alor,” katanya dalam suatu wawancara terkait masuknya agama Islam pertama di NTT seperti dikutip tebuireng.org. Dalam perkembanganya kemudian, orang Islam juga datang ke NTT dari Sulawesi dan Bima (Sumbawa).

BACA JUGA

KH Ahmad Sahal, Sosok Pendidik yang Sederhana

KH Ali Maksum: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pesantren Krapyak

KH Bisri Syansuri, Perintis Pesantren Putri di Indonesia

Ahli Tafsir Alumni Gontor, Prof Roem Rowi Wafat, Ini Kiprah Semasa Hidupnya!

Machmud Singgirei Rumagesan Pahlawan Muslim dari Tanah Papua

Menurut Munandjar, Solor menjadi daerah pertama penyebaran agama Islam di NTT karena letaknya strategis serta punya bandar-bandar penting di Pamakayo, Lohayong, Menanga dan Labala. Bandar-bandar itu sangat penting bagi kapal yang menunggu angin untuk melanjutkan pelayaran ke Pulau Timor dan Maluku.

“Masuknya agama Islam ini dibawa oleh pedagang sehingga sangat wajar kalau penyebarannya dilakukan mulai di sekitar bandar-bandar startegis yang banyak dikunjungi para pedagang Islam dari luar, dan Solor adalah daerah peristirahatan sebelum ke pusat penghasil cendana di Pulau Timor,” katanya.



Pola pendekatan yang dipakai perintis penyebar agama Islam asal Palembang itu adalah pendekatan kekeluargaan dan memegang tokoh-tokoh kunci daerah setempat. Di Solor misalnya, Syahbudin kawin dengan seorang puteri raja Sangaji Dasi.  Raja itu menjadi orang pertama yang memeluk agama Islam di NTT dan kemudian diikuti anggota keluarganya.

Berkat pengaruh Sangaji Dasi, keluarga dan pengikutnya dengan mudah diajak menjadi pemeluk agama Islam, kata Munandjar yang adalah sosilog dan mantan pengajar di Universitas Nusa Cendana Kupang itu.

Demi kepentingan pengembangan agama Islam di Solor, Sultan Menanga kemudian ditempatkan di perbatasan antara kerajaan Lamakera dan Lohayong dan berhasil membangun kampung muslim pertama di Menanga. Di situ, Islam kemudian tersebar ke daerah lain seperti Alor, dan seluruh Flores, Timor dan Sumba.

Dalam tulisan yang diterbitkan Jurnal Lektur Keagamaan Kementerian Agama tahun 2017 tersebut, Muhamad  Murtadlo menceritakan, Sultan Menanga yang datang ke Pulau Solor berhasil memimpin persekutuan Solor Watan Lema antara tahun 1613-1645. Kemudian, Shahbudin menyebut dirinya Sultan Menanga karena berkuasa di wilayah Menanga.

Persekutuan lima kerajaan kecil itu bertujuan melawan bangsa Portugis yang telah membangun benteng di Lohayong. Benteng tersebut kini dikenal dengan nama Benteng Lohayong atau Benteng Fort Henricus.

Karena ada momen itu, lima kerajaan pantai yang semuanya hampir bisa dikatakan kerajaan Islam, bersatu, mereka menyusun kekuatan bersama untuk menaklukkan Benteng Portugis.

Perlawanan Sultan Menanga bersama Negeri Lima Pantai terhadap Portugis didukung oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Diketahui, VOC sendiri memiliki keinginan menggeser kekuasaan Portugis di daerah Lohayong.

Sebagai imbalan untuk Sultan Menanga, VOC akan mengakui kedaulatan persekutuan Solor Watan Lema. Terkait tujuan VOC menggeser Portugis, tidak lepas dari kepentingan mereka untuk mendapatkan keuntungan dari kepergian Portugis.

Murtadlo menjelaskan, keberadaan kerajaan-kerajaan Islam di wilayah NTT memang belum banyak tertulis. Sebab, kebanyakan masih berupa cerita rakyat, tapi menurut dia adanya kekuatan rakyat bernama Solor Watan Lema yang menyerang Benteng Lohayong pada tahun 1613, itu merupakan bukti penting. [fath/dbs]

 

 

 

 

 

Tags: sultan menanga
Share604Tweet378Send
Previous Post

10.000 Lebih Anak Jadi Korban Konflik di Yaman

Next Post

Al Baitul Qadim, Masjid Tertua di Kupang NTT

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Regulasi Emosi Orang Tua Kunci Utama Bentuk Karakter Anak di Era Modern

Regulasi Emosi Orang Tua Kunci Utama Bentuk Karakter Anak di Era Modern

0
Pembukaan ISEF 2026, Bank Indonesia Luncurkan Tiga Program Peningkatan Ekonomi Syariah

Pembukaan ISEF 2026, Bank Indonesia Luncurkan Tiga Program Peningkatan Ekonomi Syariah

0
LPNU Jakarta Pusat Adakan Diskusi NGOPI Bahas Penguatan Ekonomi Umat

LPNU Jakarta Pusat Adakan Diskusi NGOPI Bahas Penguatan Ekonomi Umat

0
Hari Santri 2026, Nagan Raya Gelar Lomba Pidato Arab dan Turnamen Olahraga

Hari Santri 2026, Nagan Raya Gelar Lomba Pidato Arab dan Turnamen Olahraga

0
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

0
Regulasi Emosi Orang Tua Kunci Utama Bentuk Karakter Anak di Era Modern

Regulasi Emosi Orang Tua Kunci Utama Bentuk Karakter Anak di Era Modern

19 October 2026
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Hari Santri 2026, Nagan Raya Gelar Lomba Pidato Arab dan Turnamen Olahraga

Hari Santri 2026, Nagan Raya Gelar Lomba Pidato Arab dan Turnamen Olahraga

19 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
LPNU Jakarta Pusat Adakan Diskusi NGOPI Bahas Penguatan Ekonomi Umat

LPNU Jakarta Pusat Adakan Diskusi NGOPI Bahas Penguatan Ekonomi Umat

19 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result