Jakarta, Gontornews — Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan menyiapkan teknologi Air Siap Minum (Arsinum) bagi daerah-daerah yang masih mengalami kesulitan air bersih. Teknologi Arsinum juga diadakan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air minum bahkan di wilayah yang tidak terjangkau layanan perusahaan daerah air minum (PDAM).
Dalam Seminar Nasional dan Konsultasi Teknologi Lingkungan Tahun 2018 di Jakarta, Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam BPPT Hammam Riza mengatakan, penggunaan teknologi Arsinum, akan membuat air dari berbagai sumber seperti air tanah, air payau, air gambut maupun air laut dapat diolah menjadi air bersih dan air layak minum.
Saat ini, BPPT terus mengkaji terapan teknologi air bersih khususnya untuk daerah yang tidak terjangkau akses air minum PDAM.
“Teknologi Arsium saat ini sudah diterapkan di sejumlah daerah di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sumbawa hingga Papua,” jelasnya seperti dikutip Antaranews.com.
Sementara itu, Deputi Pusat Teknologi Lingkungan BPPT Rudi Nugroho mengatakan, dalam mengembangkan teknologi lingkungan setidaknya ada tiga fokus, yaitu teknologi pengolahan air untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air masyarakat, teknologi penanganan sampah dan limbah padat, teknologi pengendalian pencemaran lingkungan dan pemantauan kualitas lingkungan.
Rudi menjelaskan, Seminar Nasional dan Konsultasi Teknologi Lingkungan, yang digelar hari ibi, Kamis (20/9) merupakan ajang pertemuan orang-orang dari lembaga riset, industri, perguruan tinggi, himpunan profesi peneliti, perekayasa, serta kalangan masyarakat yang peduli lingkungan.
“Di mana mereka dapat berbagi ide, pengalaman serta mencoba untuk menghasilkan karya-karya yang kreatif dan inovatif terkait teknologi lingkungan yang dapat menjadi solusi bagi pembangunan nasional,” kata Rudi. [Devi Lusianawati]




















