Brussels, Gontornews — Uni Eropa telah menyepakati harga satu dosis vaksin Covid-19 buatan Pfizer dan BioNTech sebesar 15,50 euro atau setara 269.206 rupiah. Harga ini sedikit lebih rendah dari harga yang diberikan kepada Amerika Serikat yakni sebesar 19,50 dolar AS atau setara dengan 277,995 rupiah untuk satu dosis suntikan.
Dalam dokumen internal tertanggal 18 November 2020, UE mengumumkan kesepakatan produsen vaksin Covid-19 Pfizer. Sedangkan dengan mitra Pfizer, BioNTech, UE bersepakat pada 11 November 2020.
Reuters memperkirakan regulator obat Uni Eropa akan mengeluarkan persetujuan penggunaan vaksin Pfizer menyusul persetujuan serupa yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat dan Inggris.
“Selalu ada harga total dan harga setelah pengiriman,” kata seorang pejabat Uni Eropa kepada Reuters.
Dalam kesepakatan pembelian vaksin Covid-19, Uni Eropa bersepakat untuk membayarkan uang muka demi mengamankan pasokan dosis sebelum mendapatkan persetujuan. Setelah mendapatkan persetujuan, UE akan membayarkan sisa biaya pembelian dosis. Meski demikian, belum ada transaksi yang terjalin antara UE dengan Pfizer.
Berbeda dengan Pfizer maupun BioNTech, UE disebut-sebut telah mengeluarkan 1 miliar euro sebagai uang muka kepada produsen vaksin AstraZeneca, Sanofi dan Johnson & Johnson. Tak hanya itu, UE juga menganggarkan biaya sebesar 1,45 miliar euro untuk pengadaan vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech, Moderna dan Sinovac.
UE juga tengah berusaha untuk mendapatkan kesepakatan pasokan vaksin Covid-19 ketujuh, Novavax. [Mohamad Deny Irawan]


















