Atlanta, Gontornews – Sebuah riset Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di AS menunjukkan penyebaran virus zika lebih cepat dan pesat ketimbang perkiraan semula. ”Penularan Zika di Amerika berdampak luas dan mengerikan,” kata Dr Anne Schuchat sebagaimana dilansir BBC.com, Selasa (12/4).
Peneliti CDC menambahkan bahwa saat ini virus Zika telah memiliki jangkauan luas dan telah menyebabkan cacat pada bayi yang baru lahir. Menurutnya,nyamuk pembawa virus Zika dapat melakukan perjalanan ke sejumlah negara bagian di Amerika Serikat. Fakta ini setidaknya membuktikan bahwa virus Zika memiliki dampak yang lebih luas dan mengerikan.
Wabah Zika pertama kali ditemukan di Brazil dan 23 negara lainnya hampir setahun yang lalu. Penyakit ini disinyalir memiliki hubungan langsung dengan ribuan anak yang terlahir cacat. Virus ini disinyalir menyebar melalui orang-orang yang terinfeksi virus tersebut.
“Sebagian besar temuan yang telah kita pelajari hari ini, tidak meyakinkan. Segala sesuatu yang kita tahu tentang virus ini tampaknya telah menunjukkan bahwa virus ini jauh lebih menakutkan dari yang kita perkirakan sebelumnya,” ungkap Dr Anne Schuchat dalam pidatonya di Gedung putih, Senin (11/4).
Dari data yang dihimpun CDC, ada 346 kasus virus Zika yang terkonfirmasi di daratan Amerika serikat. Semua kasus dikabarkan terkait langsung dengan kunjungan wisatawan asing.
Di awal tahun 2016, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, telah meminta kepada kongres untuk mengucurkan dana sebesar 1,9 Miliar miliar dolar untuk menanggulangi dan memerangi kasus zika ini. Untuk penanggulangan virus Ebola, Amerika serikat telah mengucurkan dana sebesar 589 Miilar dolar Amerika. [Mohamad Deny Irawan]

























