California, Gontornews — Untuk menghilangkan kekhawatiran bahwa platformnya digunakan untuk memanipulasi perilaku memilih, Facebook telah melarang iklan politik dari luar Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia menuju pemilihan presiden dan legislatifnya.
Pengumuman ini adalah bagian dari upaya raksasa media sosial itu untuk menjaga “integritas pemilu di platform kami” dan akan mulai berlaku sejak Selasa (5/3).
“Kami ingin mempersulit campur tangan dalam pemilihan pada platform, dan lebih mudah bagi orang untuk membuat suara mereka didengar secara sah dalam proses politik,” kata Facebook dalam pernyataannya sebagaimana dikutip Aljazeera.
Rakyat Indonesia akan memberikan suara dalam pemilihan presiden dan legislatif pada 17 April mendatang.
Facebook mengatakan, pada Februari lalu pihaknya menghapus ratusan akun dan halaman yang terhubung dengan grup cyber Indonesia Saracen yang dituduh menyebarkan pidato kebencian dan berita palsu. [Rusdiono Mukri]


















