Garut, Gontornews — Sebagai bentuk kesyukuran atas kemajuan yang telah diraih dalam berbagai bidang dan pemantapan berbagai program ke depan, Pondok Pesantren Darussalam Kersamanah Garut menyelenggarakan kegiatan tasyakuran 4 Windu (32 tahun). Kegiatan ini dilaksanakan oleh panitia yang telah dibentuk oleh ketua Ikatan Alumni Santri Darussalam (IKASADA).
Rangkaian acara tasyakuran diisi dengan beragam kegiatan seperti pembukaan turnamen bola voli, lombal pildacil se-Kecamatan Kersamanah, pembagian sembako kepada 320 fakir miskin se-Desa Kersamanah, seminar penguatan kurikulum Kulliyyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) dan acara puncak tasyakuran 4 windu Darussalam yang dihadiri oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal.
Selain Kiai Hasan, puncak tasyakuran yang diselenggarakn pada hari Ahad, 16 Desember 2018 itu juga dihadiri oleh Direktur KMI PMDG, KH Masyhudi Subari dan Wakil Ketua Badan Wakaf PMDG, KH Akrim Mariyat.
Kegiatan acara puncak tasyakuran diawali dengan penyambutan pimpinan PMDG oleh para santri sepanjang jalan menuju auditorium Darussalam. Setelah turun dari mobil, rombongan pimpinan PMDG disambut alunan musik Drum Band Darussalam Putra yang berjalan menuju lapangan depan auditorium.
Selanjutnya, rombongan disambut oleh pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Garut, Ketua Badan Wakaf Darussalam, Camat Kersamanah dan seluruh guru Darussalam. Setelah pengalungan bunga, rombongan tamu dan seluruh keluarga pondok berjalan menuju auditorium dan melaksanakan pembukaan tirai. Sesaat setelah tirai dibuka, rombongan disambut yel-yel selamat datang oleh para santriyah yang berbaris rapi di depan gedung auditorium.
Rombongan duduk di halaman aula Darussalam untuk menyaksikan berbagai atraksi penyambutan yang sudah menjadi tradisi dalam berbagai acara penyambutan tamu dari negara Kuwait. Rombongan disuguhi penampilan tari massal santriwati yang diiringi musik dan lagu sebagai ungkapan selamat datang kepada rombongan dari Pondok Modern Darussalam Gontor. Selepas penampilan tari massal dilanjutkan dengan atraksi Dogar (Domba Garut) sebuah kesenian khas Garut yang memadukan antara musik dan penampilan ikon Kota Garut.
Selepas menyaksikan tari massal dan Dogar, rombongan meninjau spanduk bertuliskan Panca Amanat 4 Windu yang berisi: 1) Pondok ini maju karena memikirkan sesuatu yang menyentuh kepentingan santri bukan kepentingan kiai, keluarga dan bukan pula kepentingan yayasan; 2) Darussalam dibentuk untuk menjadi tempat berlatih kehidupan, sehingga apa yang dilihat, didengar, dikerjakan dan dirasakan didesain untuk mendidik; 3) Pondok maju karena berkahnya keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, kejujuran, kebersamaan dan pengorbanan; 4) Jaga nilai-nilai dan prinsip-prinsip pondok, amalkan dan tanamkan panca jiwa; 5) Terus bergerak, jangan berhenti, dan jangan pernah berhenti.
“Darussalam bergerak mencetak generasi penerus untuk kejayaan umat dan bangsa.”
Selepas itu, rombongan menuju gedung auditorium Darussalam. Sembari menanti para hadirin duduk rapi, rombongan beristirahat sejenak di lobi auditorium. Beberapa saat kemudian, rombongan memasuki ruang acara dengan disambut oleh seluruh hadirin. Hadirin yang ikut serta dalam acara ini terdiri dari alumni Darussalam Garut, Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Darussalam Gontor Cabang Tasikmalaya, IKPM Garut, dan IKPM Bandung, para pimpinan pondok alumni Gontor, dan tamu undangan sekitar pondok dari unsur pemerintahan dan MUI Kersamanah.
Acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Syaikh Abdurrahman Zaid Ali Mahfal (pengajar tahfizh dari Yaman) dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Oh Pondokku. Acara yang ditata semi-formal ini dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Bupati Kabupaten Garut yang diwakili oleh Kemenag Kabupaten Garut serta sambutan dari pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, KH Asep Sholahuddin Mu’thie, BA.
Acara sambutan diselingi dengan penampilan nada 4 Windu yang dipersembahkan oleh santri putra. Hadirin hanyut dalam alunan nada yang menghentak dan menggetarkan hati serta menghanyutkan perasaan. Selanjutnya penayangan selayang pandang pondok dan Panca Amanat pimpinan pesantren yang dibalut dengan iringan foto-foto perjalanan pondok dari awal berdiri sampai sekarang (tahun 2018).
Penampilan selanjutnya berupa pidato dari juara AKSI Asia Indosiar 2018, ILAL. Kepiawaian kedua saudara kembar ini menyampaikan ungkapan selamat datang dan terima kasih kepada pimpinan PDMG dengan menggunakan bahasa Arab yang atraktif memukau semua hadirin dengan sambutan yang sangat meriah. Penampilan selanjutnya nada berupa persembahan untuk PMDG yang disampaikan oleh santri Darussalam. Acara tasyakuran diakhiri dengan nasihat dan wejangan dari pimpinan PMDG, KH Hasan Abdullah Sahal. Selama kurang lebih 1,5 jam, Kiai Hasan menyampaikan berbagai wejangan, motivasi, dan informasi kepada seluruh hadirin. Ceramah diakhiri dengan doa untuk semua.
Usai acara di auditorium dilanjutkan dengan peninjauan ke beberapa fasilitas pesantren putri, diawali dari peninjauan asrama putri wakaf dari Kementerian Wakaf Negara Kuwait lalu praktik mengajar dengan audio visual, diteruskan meninjau gedung BLK menjahit, komputer, keputrian, memasak, laboratorium Al-Qur’an, laboratorium Bahasa, dan program tahfizh Al-Qur’an Masyru’ Asy-Syafi’. Peninjauan diakhiri dengan makan siang di wisma Darul Aitam dan selanjutnya rombongan meninggalkan pondok menuju bandara di Bandung.
Pada siang harinya, acara puncak tasyakuran dilanjutkan dengan pembagian sembako untuk 320 fakir miskin sedesa Kersamanah yang diselenggarakan oleh IKASADA, di bawah pimpinan Ust H Devi Muharram Sholahuddin MA
Pada malam harinya, dilangsungkan dua acara sekaligus, yaitu tabligh akbar untuk masyarakat yang diisi oleh dai-dai alumni Darussalam dari berbagai marhalah dan daerah. Pada saat bersamaan diadakan seminar penguatan sistem KMI oleh Direktur KMI Gontor, KH Masyhudi Subari, MA. Kegiatan seminar diikuti oleh para pimpinan pondok alumni Gontor se-Jawa Barat dan Banten, pimpinan pondok alumni Darussalam Garut, dan seluruh guru Pesantren Darussalam.
Acara berlangsung dari jam 20.00 – 22.30. Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an diteruskan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Oh Pondokku. Selanjutnya sambutan dari pimpinan pondok, KH Asep Sholahuddin Mu’thie BA, dan Ketua Badan Wakaf Pesantren Darussalam, Ust Abdullah Said Baharmus Lc. [Ervan Shopari/Mohamad Deny Irawan]





















