Jeddah, Gontornews — Otoritas kesehatan Arab Saudi melaporkan 1.299 kesembuhan dari Covid-19 pada Selasa, 27 Juli 2021. Secara akumulasi, Arab Saudi telah melaporkan 500.428 kasus kesembuhan atau 96,3 persen dan berpotensi untuk terus meningkat.
Tingkat kepedulian masyarakat Arab Saudi dalam berkoordinasi dengan instansi terkait telah membantu Kerajaan dalam menstabilkan jumlah kasus positif harian. Masyarakat Arab Saudi juga dinilai sangat aktif dalam melakukan sejumlah tindakan pencegahan dan memiliki tingkat kesadaran vaksinasi yang tinggi. Hasilnya, angka pemulihan terus meningkat dalam bebereapa pekan terakhir.
Arab News melaporkan Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengonfirmasi 1.252 kasus Covid-19 baru sehingga terakumulasi menjadi 519.395 kasus.
Kota Makkah menjadi wilayah dengan jumlah kasus harian tertinggi dengan 316 kasus. Setelahnya, ada Riyadh yang melaporkan 265 kasus, Eastern Province dengan 169 kasus dan Asir dengan 145 kasus. Sementara Jouf menjadi wilayah dengan penambahan kasus harian terendah dengan tiga kasus baru.
Sedangkan untuk jumlah kasus aktif terus fluktuatif dengan 10.000-11.000 kasus. Untuk Selasa, pemerintah melaporkan 10.788 kasus aktif dengan 1.424 berada dalam kondisi kritis. Untuk kasus kematian akibat Covid-19, Arab Saudi melaporkan penambahan 12 kasus sehingga terakumulasi menjadi 8.179 kasus kematian.
Sebagai bagian dari tindak pencegahan, pemerintah telah menyelenggarakan 90.510 tes PCR dalam 24 jam terakhir. Secara total, Arab Saudi telah memeriska lebih dari 24,4 juta spesimen.
Untuk program vaksinasi, pemerintah telah memberikan lebih dari 25 juta dosis vaksin kepada waganya. Sjauh ini, 71,8 persen warga telah mendapatkan vaksin setidaknya satu dosis sementara 18 persen populasi telah menerima dosis lengkap.
Pemerintah menargetkan seluruh pengunjung, pegawai pemerintah, entitas swasta komersial, dan perusahaan untuk mendapakan imunisasi setidaknya satu dosis hingga 1 Agustus mendatang.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Dr Mohammed Al-Abd Al-Aly, mengatakan masih banyak slot waktu yang telah tersedia untuk mengadakan vaksinasi. Pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk menjadikan vaksinasi sebagai kebutuhan untuk melindungi diri dan masyarakat. [Mohamad Deny Irawan]




















