Jakarta, Gontornews — Sehubungan dengan perkembangan keadaan terkait penyebaran wabah coronavirus deseas 2019 atau Covid-19, yang semakin luas, semua Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dilakukan dalam bentuk daring, lengkap dengan tugas-tugas yang diperlukan selama proses pendidikan berlangsung.
Dikutip situs resmi UIN Jakarta, sesuai surat edaran Rektor nomor B.885 / R / HK.00.7 / 3/2020, kelas online (e-class) dimulai pada hari Senin, (16/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020). Dalam surat edaran tersebut, Prof Dr Amany Lubis, Rektor UIN Jakarta menjelaskan, sehubungan dengan perkembangan keadaan terkait penyebaran wabah corona yang semakin meluas, para civitas academica kampus dihimbau untuk meminimalisir kegiatan di UIN Jakarta.
“Kami secara aktif memantau situasi COVID-19 dan akan terus mengadopsi langkah-langkah yang memungkinkan kami melindungi seluruh komunitas akademik UIN Jakarta,” kata surat itu. Selain kelas online, persiapan KKN akan dijadwal ulang, dan semua sivitas akademika diminta untuk menunda kegiatan pertemuan massal seperti upacara wisuda, kuliah umum, seminar, dan rapat kerja.
Semua sivitas akademika UIN Jakarta juga diminta untuk membatasi kontak fisik langsung, seperti berjabat tangan dan mengingatkan kolega untuk menggunakan masker ketika berada dalam kondisi yang tidak sehat. Sementara bagi mereka yang mengalami gejala yang mirip dengan COVID-19, diperlukan untuk segera melakukan pemeriksaan pribadi ke fasilitas perawatan kesehatan untuk meminimalkan potensi penyebaran Corona.
Selain itu Rektor juga mendorong pimpinan fakultas dan lembaga untuk menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun dan pembersih tangan yang sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di wilayah kerja masing-masing. Untuk diketahui gejala COVID-19 dapat berupa demam, batuk dan kesulitan bernapas, sangat mirip dengan pilek atau flu []




















