Frankfurt, Gontornews — Thomas Schaefer, menteri keuangan negara bagian Hesse, Jerman, yang mencakup Frankfurt, ditemukan tewas di dekat rel kereta api.
Schaefer bunuh diri karena “sangat khawatir” tentang cara mengatasi kejatuhan ekonomi akibat virus corona, kata perdana menteri negara bagian Volker Bouffier pada hari Ahad (29/3).
Schaefer (54) ditemukan tewas di dekat rel kereta api pada hari Sabtu. Kantor Kejaksaan Wiesbaden mengatakan, mereka yakin dia mati karena bunuh diri.
“Kami kaget, kami tak percaya dan kami semua sangat sedih,” kata Bouffier dalam pernyataan tertulis seperti dikutip Aljazeera.
Polisi dan jaksa penuntut mengatakan, setelah memeriksa para saksi dan pengamatan mereka sendiri di tempat kejadian (TKP), membuat mereka menyimpulkan bahwa Schaefer bunuh diri.
Hesse adalah ibukota keuangan Frankfurt. Di kota itu terdapat kantor pusat Deutsche Bank dan Commerzbank. European Central Bank juga berlokasi di Frankfurt.
Bouffier yang terguncang jelas teringat bahwa Schaefer, kepala keuangan Hesse selama 10 tahun, telah bekerja “siang dan malam” untuk membantu perusahaan dan pekerja menangani dampak ekonomi pandemi tersebut.
“Hari ini kita harus berasumsi bahwa dia sangat khawatir,” kata Bouffier, sekutu dekat Kanselir Angela Merkel.
“Justru selama masa sulit ini kita akan membutuhkan seseorang seperti dia,” tambahnya.
Populer dan dihormati, Schaefer telah lama disebut-sebut sebagai calon pengganti Bouffier.
Seperti Bouffier, Schaefer adalah anggota partai kanan-tengah CDU, partainya Merkel.
Dia meninggalkan seorang istri dan dua anak. []





















