Mogadishu, Gontornews — Seorang gubernur di Puntland, Somalia, tewas dalam pemboman bunuh diri yang dilakukan oleh kelompok jihad Al-Shabaab, AFP melaporkan pada 30 Maret.
Abdisalan Hassan Hersi, gubernur wilayah Nugaal, meninggal karena luka-lukanya setelah dilarikan ke rumah sakit di Garowe, ibukota Puntland tempat ledakan terjadi pada 29 Maret.
“Para dokter berusaha menyelamatkan nyawa gubernur tetapi sayangnya dia meninggal karena luka-lukanya,” kata Mohamed Weli, perwira polisi di Puntland, kepada AFP melalui telepon.
“Dia berada dalam kondisi kritis ketika dirawat di rumah sakit.”
Sebuah sumber yang tidak mau disebutkan namanya di rumah sakit, mengatakan gubernur meninggal kurang dari satu jam setelah dirawat di bangsal perawatan intensif.
“Dia terluka parah dalam ledakan itu dan tipis peluangnya untuk selamat dari cedera serius seperti itu,” kata sumber itu kepada AFP.
Seorang mantan komandan polisi dan seorang warga sipil juga terluka dalam ledakan itu. Mereka sedang dirawat di rumah sakit, kata para pejabat pada 30 Maret.
Beberapa saksi menggambarkan penyerang berlari ke arah kendaraan gubernur sebelum meledakkan rompi bunuh diri.
Al-Shabaab, sebuah kelompok militan Islam yang melakukan pemberontakan mematikan di Somalia, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dalam sebuah pernyataan.
Afiliasi Al-Qaeda itu diusir dari Mogadishu pada 2011 dan kehilangan sebagian besar benteng mereka, tetapi masih mengendalikan beberapa wilayah yang luas di pedesaan.
Mereka telah bersumpah untuk menggulingkan pemerintah yang didukung internasional di Mogadishu dan telah melakukan banyak serangan di ibukota. []


















