Sydney, Gontornews — Pemerintah Australia percaya bahwa jumlah kasus infeksi COVID-19 di dunia 10 kali lipat dari apa yang diperkirakan. Dilansir dari data statistik John Hopkins University, total infeksi COVID-19 di dunia mencapai 937.567 kasus. 47.256 diantaranya dinyatakan meninggal dunia sementara 194.311 lainnya dinyatakan sembuh.
Sementara data yang dihimpun Reuters, kasus penularan COVID-19 sudah menyentuh angka satu juta pada Jumโat (3/4).
โDi seluruh dunia, kasus ini telah melewati 1 juta infeksi. Tetapi, kami percaya jumlah sebenarnya lima atau 10 kali lipat,โ ungkap Kepala petugas medis Australia, Brendan Murphy.
Murphy menambahkan angka kematian yang bervariasi di seluruh dunia membuktikan bahwa masih banyak infeksi COVID-19 yang belum terdeteksi.
Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, telah menyerukan kepada semua negara agar mengintensifkan pengujian COVID-19. Tapi di sisi lain, WHO juga mengkritik tentang perbedaan yang terjadi tentang bagaimana cara beberapa negara dalam menghitung kasus korona itu.
Cina misalnya. Setelah wabah merebak, baru-baru ini mengonfirmasi sejumlah kasus COVID-19 yang terjadi tanpa disertai gejala. Murphy pun tidak meyakini data apa pun terkait infeksi COVID-19 di luar Australia.
โSatu-satunya angka yang saya percayai sepenuhnya adalah angka Australia,โ tandasnya.
Sejauh ini, Australia melaporkan hampir 5.300 kasus COVID-19 dengan 28 kematian. [Mohamad Deny Irawan]




















