Jakarta, Gontornews – Kejadian bencana di Indonesia pada 2016 meningkat drastis dibandingkan 2015. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, dari Januari hingga Desember jumlah kejadian bencana mencapai 2.342, meningkat 35% dari tahun lalu.
“Pada 2015 jumlah kejadian bencana mencapai 1.732. Sedangkan, tahun 2016 jumlahnya mencapai 2.342,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam paparan evaluasi dan prediksi penanganan bencana nasional, di Jakarta, Kamis (29/12).
Sutopo menjelaskan, bencana tahun ini didominasi oleh kejadian yang disebabkan karena cuaca. Seperti, banjir, longsor, dan puting beliung. “Bencana yang terjadi, karena faktor cuaca yang dipengaruhi oleh musim hujan berkepanjangan atau fenomena La Nina. Kami mencatat kejadian banjir tahun 2016 meningkat tajam atau sebesar 52 persen bila dibandingkan tahun lalu,” katanya.
Kejadian bencana tahun 2016 merenggut korban meninggal sebanyak 522 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak186 orang meninggal karena bencana longsor.
“Kita berharap di tahun-tahun mendatang korban akibat bencana ini dapat ditekan. Tentunya, dengan meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Meskipun selama Januari, Februari, dan Maret 2017 diprediksi curah hujan normal, bahkan di beberapa tempat kondisinya di bawah normal sehingga ancaman banjir, longsor, dan puting beliung akan berkurang, masyarakat sebaiknya tetap waspada terhadap ancaman potensi bencana,” ujar Sutopo. [DJ]




















