Paris, Gontornews — Paris akan menjadi tuan rumah konferensi yang bertujuan untuk menghidupkan kembali upaya-upaya perdamaian Israel-Palestina yang telah lama terhenti.
Setidaknya 72 negara akan menghadiri konferensi hari Ahad ย di ibukota Prancis dalam upaya meletakkan kerangka kerja internasional untuk solusi dua-negara antara Palestina dan Israel.
Pihak Palestina menyambut baik inisiatif Prancis itu. Namun Israel menolak untuk memainkan peran apa pun dalam pertemuan tersebut.
Dalam pidatonya hari ini, Kamis, Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan konferensi ini bertujuan memastikan dukungan masyarakat internasional untuk solusi dua negara sebagai acuan untuk negosiasi selanjutnya.
Israel dan Palestina tidak akan mengambil bagian dalam pertemuan utama. Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah diundang untuk datang ke Prancis setelah konferensi menghasilkan sebuah kesimpulan.
Tapi Netanyahu telah menolak undangan itu. Sedangkan Abbas akan bertemu Francois Hollande pada hari Senin untuk membahas proses perdamaian usulan Prancis itu, kata pejabat Palestina.
Otoritas Palestina berharap konferensi Paris akan memberikan dukungan internasional yang kuat bagi solusi dua negara, sebuah kebijakan Timur Tengah yang juga sudah dilontarkan oleh pemerintah AS. [Rusdiono Mukri]




















