Jenewa, Gontornews — Utusan PBB untuk perdamaian Yaman, Martin Griffiths, mengatakan pertukaran tahanan pemerintah dan pemberontak Houthi akan segera terlaksana. Ia menyebut Palang Merah Internasional akan memimpin pembicaraan seputar pertukaran tahanan yang berlangsung, Sabtu (19/9), di Swiss.
Kedua belah pihak, sebut Griffiths, sepakat untuk melakukan pertukaran tahanan secara sporadis. Ia menjelaskan akan ada pembebasan terhadap 900 loyalis pemerintah Yaman yang akan ditukar dengan 520 tahanan pemberontak Houthi.
βPertemuan Komite Penahanan #Yemen dimulai hari ini. Saya berterima kasih kepada #Swiss karena bersedia menjadi tuan rumah dan @ICRC karena menjadi ketua bersama,β kata Griffiths kepada Arab News.
βPesan saya kepada semua pihak: selesaikan dengan diskusi, lepaskan tahanan dengan segera dan bantu ribuan keluarga di Yaman,β sambungnya.
Sementara itu, Komite Palang Merah Internasional (International Comittee of the Red Cross/ICRC) menjamin kepulangan tahanan hingga ke keluarga mereka.
Sejumlah tokoh yang terlibat dalam pertukaran ini seperti Jenderal Nasser Mansour Hadi dan sejumlah politisi. Sebuah sumber mengatakan pemberontak Houthi telah menahan Jenderal Naseer pada akhir 2014 dalam sebuah pemberontakan di Sana’a, ibukota Yaman.
PBB mencatat perang saudara di Yaman telah menewaskan ratusan warga sipil. PBB juga mencatat bahwa konflik Yaman telah memicu krisis kemanusiaan terburuk di dunia. [Mohamad Deny Irawan]





















