Stepnakert, Gontornews — Warga Etnis Armenia yang mengungsi akibat perang antara Azerbaijan dengan Armenia telah kembali ke Nagorno-Karabakh. Mereka kembali tidak lama setelah kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara yang bertikai terjalin dengan Rusia sebagai pihak penengah. Sekembalinya ke kampung halaman, mereka berusaha untuk membangun kembali kehidupan mereka yang hancur akibat perang yang terjadi selama enam pekan tersebut.
Melalui kesepaktan damai terebut, kendali atas kota Stepnakert tetap berada di bawah penguasaan Azerbaijan. Namun, warga etnis Armenia dipaksa untuk menyerahkan lahan mereka kepada Azerbaijan sebagai pihak pemenang.
Pada Senin (16/11), para pengungsi berdiri sambil berbaris di pusat kota Stepnakert yang telah mereka tinggalkan dalam beberapa minggu terakhir. Mereka mengumpulkan bantuan kemanusiaan yang mencakup kebutuhan pokok seperti makanan kaleng atau pasta.
βSaya sudah melihat perang semacam ini untuk yang ketiga kalinya. Pada tahun 1992 dan 2016, saya tidak meninggalkan kota ini walau semenitpun. Tapi (perang) kali ini, mengerikan,β kata pengungsi yang enggan disebutkan namanya kepada Reuters.
Wanita tersebut berujar jika ia telah pergi ke kota perbatasan Armenia, Sisian, setelah pertempuran pertama meletus pada awal Oktober lalu.
Sebagai bagian kesepakatan, wilayah Stepnakert mungkin akan berada di bawah penguasaan Armenia. Sementara wilayah Shusha, kota terbesar kedua di Nagorno-Karabakh, berada di bawah penguasaan Azerbaijan.
Pasca kesepakatan gencatan senjata, Menteri Luar Negeri Armenia, mundur dari jabatannya. Baginya, pilihan gencatan senjata merupakan kesepakatan yang paling tidak populer bagi Armenia.
βTidak ada warga Armenia di Shusha sekarang,β kata Alexander Simonyan, seorang guru senam asal Shusha.
βIni tanah kami. Kemana lagi saya bisa pergi? Saya tidak bisa tinggal di tempat lain,β imbuhnya.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pihaknya telah membantu pemulangan sekitar 475 warga pada Ahad (15/11). [Mohamad Deny Irawan]






















