Kairo, Gontornews — Setidaknya lima tentara Mesir tewas oleh serangan bersenjata orang tak dikenal di Semenanjung Sinai, Mesir. Demikian menurut pejabat militer Mesir.
“Angkatan bersenjata sangat sedih dan berkabung atas syahidnya lima martir di Sinai di tangan elemen fundamentalis yang tidak loyal, musuh bangsa dan agama,” kata militer dalam sebuah pernyataan, Senin, sebagaimana dikutip Aljazeera.
Pernyataan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang lokasi atau keadaan sekitar kejadian itu, namun laporan-laporan media online mengatakan serangan itu terjadi pada Ahad malam.
Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas insiden mematikan itu.
Aksi bersenjata di Semenanjung Sinai makin gencar terjadi sejak militer menggulingkan presiden terpilih Mesir dari Ikhwanul Muslimin, Mohamed Morsi, pada pertengahan 2013.
Sejak itu, ratusan polisi dan tentara telah tewas akibat serangan.
Sebelumnya pada bulan Januari, serangan bom truk di pos pemeriksaan menewaskan sedikitnya tujuh polisi di Kota El-Arish, Sinai utara.
Sedangkan pada bulan November 2016, serangan bom mobil di sebuah pos pemeriksaan di Sinai menewaskan delapan tentara.
Kelompok ISIS Mesir di Semenanjung Sinai juga telah melakukan beberapa serangan selama dua tahun terakhir.
Semenanjung Sinai berbatasan dengan Israel dan Jalur Gaza, Palestina. [Rusdiono Mukri]

















