Ottawa, Gontornews — Sebuah laporan independen Kanada pada hari Selasa (15/12) mengenai tragedi jatuhnya pesawat sipil di Iran pada bulan Januari, mengatakan Iran tidak melakukan penyelidikan atas jatuhnya pesawat itu dengan benar. Masih banyak pertanyaan yang tidak terjawab.
Arabnews.com melansir, dokumen setebal 79 halaman itu merupakan ekspresi frustrasi terbaru dari negara-negara Barat tentang cara Teheran menangani dampak tragedi yang merenggut 176 nyawa itu.
Pengawal Revolusi Iran mengatakan, mereka secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat Ukraine International Airlines tak lama setelah lepas landas. Mereka mengira itu rudal ketika ketegangan dengan Amerika Serikat meningkat. Banyak dari korban merupakan warga negara atau penduduk tetap Kanada.
Mantan menteri kabinet Kanada Ralph Goodale, yang ditugasi membantu keluarga para korban dan memeriksa cara menangani bencana serupa di masa depan, mengatakan “banyak detail kunci dari peristiwa mengerikan ini” masih belum diketahui.
“Iran memikul tanggung jawab untuk itu karena … tidak melakukan penyelidikannya (keamanan, kriminal atau lainnya) dengan cara yang benar-benar independen, objektif dan transparan, dan jawaban atas pertanyaan kritis tidak ada,โ tulisnya dalam laporan tersebut.
Bulan lalu, sebuah panel di badan penerbangan Perserikatan Bangsa-Bangsa mendesak Iran untuk mempercepat penyelidikan. Kemudian pada bulan November, Ukraina mengatakan Iran menunda-nunda penyelidikan.
Beberapa jam sebelum tragedi itu terjadi, Iran telah menembakkan rudal ke pangkalan AS di Irak. Lima hari sebelumnya, Washington telah membunuh seorang komandan Pengawal Revolusi dengan serangan pesawat tak berawak di Irak.
Goodale mengatakan Iran perlu menjelaskan bagaimana menilai risiko terhadap pesawat sipil di wilayah udaranya dan apa yang telah diberitahukan kepada operator. Dia juga mengatakan, Teheran harus mengungkapkan mengapa ia membiarkan wilayah udara terbuka dan juga mengapa Pengawal memutuskan untuk menjatuhkan pesawat.
Kanada, bekerjasama dengan negara-negara lain yang kehilangan warganya, menekan Iran untuk mengadakan penyelidikan yang benar dan mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi. “Iran harus menyatakan permintaan maaf secara resmi,โ kata Goodale. []





















