Riyadh, Gontornews — Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah meluncurkan layanan “paspor kesehatan” untuk membuat catatan penerima vaksin COVID-19.
Arabnews.com melansir, layanan yang diluncurkan hari Kamis (7/1) ini bertujuan untuk memastikan setiap penerima telah memperoleh dua dosis vaksin dan memiliki kekebalan penyakit virus corona.
Menteri Kesehatan Tawfik Rabiah meluncurkan layanan pada hari Kamis bersama dengan Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA).
Rabiah menyampaikan terima kasihnya kepada SDAIA atas kontribusinya pada teknologi.
Paspor akan mencerminkan kondisi medis pemegangnya dan menunjukkan “kekebalan” bagi mereka yang menyelesaikan proses vaksinasi. []





















