Jakarta, Gontornews — Mahasiswa dari perguruan tinggi Muhammadiyah akan mendapatkan bantuan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Dengan menggandeng BPKH, program beasiswa yang diberi nama Sang Surya itu secara resmi telah diluncurkan oleh Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang ditandai dengan penyerahan secara simbolis di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta Sabtu (30/10/2021).
Anggito Abimanyu selaku Kepala Badan Pelaksana BPKH mengatakan, beasiswa yang diberikan untuk bantuan SPP Semesteran ini merupakan terobosan dari program kemaslahatan BPKH yang bersumber dari nilai manfaat hasil pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU) yang dikelola oleh BPKH untuk dapat memberikan bantuan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya.
Dalam pendistribusiannya, imbuh Anggito, program kemaslahatan BPKH ini mencakup enam asnaf yang antara lain: prasarana ibadah, kesehatan, pelayanan ibadah haji, ekonomi umat, pendidikan dan dakwah, serta sosial keagamaan yang disalurkan secara langsung dan tidak langsung. “Salah satu fokusnya tentu bermanfaat untuk kebaikan umat sesuai dengan asas prinsip syariah, kehati-hatian, manfaat, nirlaba, transparan dan akuntabel,” ujar Anggito.
Terkait program beasiswa Sang Surya ini, jelas Anggito, BPKH bertindak sebagai pihak yang menyediakan pendanaan sementara Lazismu Pusat sebagai lembaga penyalur beasiswa dan beasiswa ini untuk tahap awal diberikan ke Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. “Ini baru permulaan awal yang diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Ke depan program serupa dapat terus dikembangkan dengan menggandeng mitra kerjasama yang lain,” imbuhnya.
Lanjut Anggito berharap dengan program ini diharapkan dapat membantu mahasiswa yang memiliki potensi akademik yang baik namun terkendala biaya. Untuk tahap pertama ini 62 orang mahasiswa yang lulus seleksi sesuai kriteria dan ketentuan menjadi penerima manfaat beasiswa tersebut. Adapun fakultas calon penerima berasal dari Fakultas Pendidikan Agama Islam dan Ekonomi Syariah.
“Selain berprestasi dengan IPK Minimal 3,25 pemberian beasiswa ini diutamakan berasal dari keluarga tidak mampu seperti fakir, miskin, mualaf, gharimin, dan sabilillah dengan bukti surat keterangan tidak mampu dari pihak terkait,” tegasnya.
Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Mahli Zainuddin Tago mengatakan, pada tahap pertama ini beasiswa yang akan disalurkan senilai delapan juta rupiah kepada setiap mahasiswa penerima beasiswa.
Menurutnya, bantuan beasiswa SPP ini akan berlangsung selama satu tahun dan akan dilaksanakan tahap kedua dengan jumlah penerima manfaat lebih banyak lagi dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah.
“Yang menentukan mahasiswa penerima beasiswa adalah perguruan tinggi masing- masing. Di sana telah ada daftar mahasiswa yang berhak menerima beasiswa, Lazismu bertugas menyalurkan program dari BPKH tersebut,” jelas Mahli.
Pada program ini, imbuh Mahli, Lazismu bertindak sebagai koordinator program yang menyiapkan panduan mulai dari teknis pelaksanaan, kelengkapan formulir, serta monitoring dan evaluasi program Beasiswa Sang Surya BPKH-Lazismu.
Sedangkan Fakultas yang ditunjuk di Perguruan Tinggi Muhammadiyah bertindak sebagai pelaksana program meliputi seleksi, menetapkan, menyalurkan, memonitor, mengevaluasi, dan melaporkan perkembangan akademik mahasiswa penerima beasiswa.











