Tepi Barat, Gontornews — Zionis Israel secara terang-terangan kembali menunjukkan aksi penjajahannya terhadap masyarakat Palestina. Di daerah okupasi al-Khader, di selatan Betlehem, Tepi Barat, pasukan Israel menghancurkan reservoir atau waduk penampungan air, milik warga Palestina.
Mengerahkan buldoser dan alat berat lainnya, tanpa iba pasukan Israel meruntuhkan waduk yang telah digunakan bertahun-tahun oleh warga Palestina sebagai sarana penampungan air. Senin (1/11).
Dilansir dari laman ACTNews mengabarkan bahwa ribuan warga Al-Khader hidup menderita akibat kelangkaan air sejak Israel menguasai semua sumber daya air di Tepi Barat. Waduk tersebut dibangun penduduk untuk mengumpulkan air hujan sebagai sumber air bersih dan keperluan irigasi lahan perkebunan.
Tindakan Israel untuk memperparah krisis air Palestina seperti ini pun bukan yang pertama. Akhir Oktober lalu, pasukan Israel mengambil paksa tangki air milik sejumlah warga Palestina di selatan Betlehem.
Sementara pada pertengahan Oktober, pemukim ilegal Israel kedapatan memasang pipa air di tanah Lembah Jordan utara. Padahal, area tersebut merupakan lahan milik warga Palestina. Hal ini pun dianggap sebagai upaya Israel mengurangi aktivitas dan kehadiran Palestina di Lembah Yordan. Sebuah langkah yang dikecam oleh masyarakat dunia.
Untuk diketahui, Israel mengendalikan 85 persen sumber daya air di Tepi Barat. Pihak berwenang Israel yang menduduki Tepi Barat juga selalu menolak untuk memberikan lisensi yang diperlukan kepada otoritas air Palestina untuk beroperasi secara bebas.[]






















