Jakarta, Gontornews — Jelang memasuki abad kedua, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berniat untuk mendirikan holding company atau perusahaan induk yang menaungi unit-unit usaha pondok. PMDG berharap pembentukan perusahaan induk ini dapat membuat pondok berlari kencang sesuai potensinya.
Dalam prosesnya, PMDG menganggap potensi dan keberadaan alumni sebagai berkah bagi Gontor beserta keluarga besarnya.
“Langkah (pembentukan perusahaan induk) ini diperlukan mengingat dan menimbang potensi alumni Gontor yang begitu besar baik yang sudah tergabung dalam Forum Binsis (Forbis) IKPM maupun yang belum bergabung,” ungkap Sekretaris Badan Wakaf Gontor, Prof Dr Husnan Bey Fananie, dalam sambutannya di Rumah Gontor, Jakarta, Ahad 19 Desember 2021.
“Selain itu, pembentukan Holding Company ini diharapkan juga menjadi sumber pendanaan pondok dalam menjalankan amanah panca jangka Pondok Modern Darussalam Gontor,” sambung Ustadz Husnan kepada Gontornews.
Sebagai informasi, selain panca jiwa dan moto pondok, PMDG juga memiliki panca jangka yakni pendidikan dan pengajaran, kaderisasi, pergedungan, khizanatullah dan kesejahteraan keluarga para guru, santri dan pihak-pihak yang membantu pondok secara langsung.
Pada kesempatan yang sama, anggota Badan Wakaf Gontor, H Danial Komarudin menjelaskan ruang lingkup pembentukan holding company yang terdiri dari sektor pertanian, peternakan, perkebunan, tambang, energi, penerbitan dan percetakan, produsen dan distributor serta jasa.
“Adapun jenis dan kelompok usahanya, unit usaha yang akan dibentuk dan dikembangkan dalam payung holding company PMDG harus berpedoman pada usaha dengan prinsip dan kaidah Syariah,” ucap H Danial.
“Tujuan pembentukan Holding Company tidak mencari untung atau manfaat an sich, tetapi lebih dari itu yaitu untuk menciptakan nilai kemaslahatan yang sebesar-besarnya,”
“Jika maslahat yang dicari, maka manfaat pasti diraih mengingat rumus ‘Maslahat = Manfaat + Berkah’. Berkah dan maslahat itulah yang akan membuat kita termotivasi secara berkelanjutan untuk terus bergerak maju membangun kesejahteraan, kemaslahatan dan peradaban umat masa depan,” tutup H Danial.
Hadir pula dalam pertemuan tersebut, Ketua Yayasan Pengelolaan dan Pengembangan Wakaf Pondok Modern (YPPWPM), H Ismail Budi Prasetyo, Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP-IKPM), Dr Adib Fuadi Nuriz, Ketua Forbis IKPM, Agus Maulana dan puluhan alumni Gontor lainnya. [Mohamad Deny Irawan]





















