Kalianda, Gontornews — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 7 Kalianda Lampung, Senin (17/8/2026) melaksanakan upacara peringatan HUT RI ke-81. Acara yang dihelat di lapangan Pondok itu diikuti oleh seluruh guru, santri dan dipimpin langsung oleh Wakil Pengasuh PMDG Kampus 7, Dr H Hariyanto Abdul Jalal MPd.
Dalam sambutannya, Ustadz Hariyanto menyampaikan tentang pentingnya empat sistem pendukung kehidupan santri, yaitu: Allah SWT, guru, orang tua dan teman. “Ada empat support system yang ada dalam hidup kita. Yang pertama Allah, yang setiap hari kita sebut dalam doa. Yang kita minta kehadirannya dalam belajar kita agar Ia memudahkan kita dalam menuntut ilmu,” ujar Ustadz Hariyanto dalam amanat pemimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih tersebut.
Ia menambahkan, seorang kiai atau ustadz berperan dalam mengarahkan, mengingatkan dan menasihati santri ketika melakukan kesalahan. Karenanya, peran guru menjadi elemen penting dalam pembentukan sikap dan perilaku santri selama belajar di pondok.
“Yang kedua kiai, ustadz, dan guru-guru, yang selalu mengarahkan, mengingatkan, dan tidak pernah bosan menasihati kita,” lanjutnya.
Selain guru, orang tua juga disebut sebagai salah satu penopang kehidupan santri. Menurutnya, dukungan orang tua tidak mengenal batas waktu dan tempat, bahkan tetap diberikan ketika seorang anak berada jauh dari keluarga. “Yang ketiga orang tua kita. Support system mereka tidak pernah berakhir, tidak berjeda dan tidak ada batasnya,” ujar guru alumnus Gontor 1987 tersebut.
Terakhir, Ustadz Hariyanto menyebut teman sebagai salah satu sistem pendukung kehidupan selanjutnya. Teman, jelasnya, memiliki fungsi sebagai tempat berbagi cerita, canda, dan tawa, termasuk saat menghadapi kabar duka.
Sebagai informasi, upacara pengibaran bendera dalam rangka peringatan HUT RI ke-81 dimulai tepat pada pukul 07.00 WIB. Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya pemimpin upacara dan laporan kepada pembina bahwa upacara siap dimulai.
Selanjutnya, pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Wakil Pengasuh PMDG Kampus 7 yang diikuti seluruh peserta upacara, amanat pembina, dan doa. [Ahmad Syifa/Mohamad Deny Irawan]





















