Jakarta, Gontornews — Sabtu (26/02) tampak berbeda dari biasanya. Mulai pagi sampai waktu Asar kemeriahan terjadi di seputar IAI Nasional Laa Roiba Kampus Leuwiliang, Bogor. Ratusan siswa dan mahasiswa memenuhi ruang-ruang dan halaman kampus. Dalam suasana ceria, mereka berbaur memeriahkan berbagai ajang kompetisi dalam rangka Milad ke-26 IAI Nasional Laa Roiba Bogor.
”Alhamdulillah. meski persiapan terbatas, masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kami dapat menggelar acara ini. Meski hujan sempat mengguyur lebat, acara berlangsung cukup meriah, lancar, sesuai jadwal,” ungkap Rektor IAI Nasional Laa Roiba Bogor, Yanti Hasbian Setiawati.
Sabtu kemarin, seharian tampak ikut hadir banyak tokoh penting Laa Roiba. Antara lain Hj Ummi Aas Aisyah (Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Laa Roiba), H. Ali dan Hj. Wiwi Uswatiyah (Dewan Pengawas dan SPI), Rektor IAI Nasional Laa Roiba Yanti Hasbian Setiawati, para Dekan dan Kaprodi, Kepala Lembaga, Kepala Biro, dan tokoh masyarakat serta utusan pementahan daerah. Ketua Yayasan Prof Nanat Fatah Natsir ikut hadir secara virtual melalui media Zoom. Mereka bersama sejumla dosen dan staf akademit ikut menyaksikan berbagai kreativitas para siswa, santri dan mahasiswa peserta lomba.
Acara puncak Milad ke-26 IAI Nasional Laa Roiba, menurut Ketua Panitia Sholikul Hadi, diisi serangkaian kompetisi antar siswa dan mahasiswa di Bogor Raya. Mulai penampilan hadroh dan public speaking tingkat SLTA, pembuatan video cinematic tingkat mahasiswa, dan penyajian nasi tumpeng tingkat program studi. ”Untuk kompetii hadroh kami sengaja menghadirkan juri level nasional,” tambahnya.

Sesuai keputusan dewan juri, kompetisi untuk katagori Lomba Hadroh pemenangnya adalah oleh: SMK Mekar Wangi Cibinong, Al-Qohariyah Putra Cibening, Al-Qohariyah Putri Cibening.
Untuk katagori Public Speaking, pemenangnya adalah: Syifaun Nafisah (MA Al-Aamin), Siti Nur’aeni (SMK Cita Teknika), Abdullah Al-Irsyad (SMK Miftahus Shudur).
Untuk katagori Video Cinematic, pemenangnya dalah Muhammad Afri Hamzah, Dzulkarnain Al-Kahfi, Fatimah Az-Zahra, semuanya mahasiswa dari Prodi KPI IAI Nasional Laa Roiba Bogor.
Sementara untuk Lomba Tumpeng, pemenangnya adalah tim dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiah, Prodi Manajemen Bisns Syariah (MBS) Fakutas Syariah, dan Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Nasional Laa Roiba.
Dalam sambutannya, Rektor Yanti menyatakan rasa syukurnya, Laa Roiba telah hadir berkiprah dalam pendidikan. ”Berangkat dari nol, bahkan minus, alhamdulillah sudah 26 tahun Laa Roiba berkontribusi buat umat dan bangsa. Melalui lebih 10.000 alumni, kami berupaya sekuat tenaga melanjutkan amanah perjuangan para pendiri. Kita kirim alfatihah buat mereka, para pediri.”
IAI Nasional Laa Roiba, sebagai perguruan tinggi pertama dan tertua di Bogor, lanjut Yanti, kini sudah menjalin kerjasama dengan 100 perguruan tinggi lain, swasta maupun negeri. Dengan 12 jurnal ilmiah, lima diantaranya sudah terakreditasi plus dua masih dalam proses penilaian akreditasi, Laa Roiba tercatat sebagai IAI swasta terbanyak memiliki jurnal terakreditasi Sinta. ”Peringkat Sinta Laa Roiba juga melejit ke posisi 661 dari posisi 2100 dalam tiga tahun terakhir,” tambahnya.
Melalui Zoom, Ketua Yayasan Laa Roiba Prof Dr Nanat Fatah Natsir MS mengajak segenap civitas akademika untuk bersyukur. ”Usia 26 tahun menunjukkan kita masuk usia dewasa, kira-kira setara pendidikan S3. Mari kita syukuri dengan terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi untuk menghasilkan SDM yang unggul, yang berilmu, berakhlak mulia, berdayasaing global. Kita bangun generasi ulul albab. Generasi yang kuat berfikir, dan banyak berdzikir, dalam berbagai kondisi dan keadaan sebagaimana firman Allah dalam Al-Imraon 190-191.”

















