New York, Gontornews — Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan mengadakan pertemuan darurat mengenai krisis kemanusiaan yang dipicu di Ukraina oleh invasi Rusia, kata para diplomat, Jumat (4/3) dikutip dw.com.
Setelah sesi publik yang dijadwalkan Senin, 15 anggota Dewan Keamanan akan bertemu secara tertutup untuk mempertimbangkan kemungkinan rancangan resolusi, kantor berita AFP melaporkan, mengutip seorang diplomat.
Pertemuan tertutup dilaporkan telah diusulkan oleh Meksiko dan Prancis.
Kedua negara telah menyodorkan rancangan yang mendesak diakhirinya permusuhan di Ukraina dan menyerukan aliran bantuan kemanusiaan dan perlindungan warga sipil.
Rusia, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan yang mempunyai kekuatan untuk memveto resolusi Dewan Keamanan, sangat kecil kemungkinannya untuk mengizinkan resolusi yang menentangnya untuk disahkan.
Lebih dari 1,2 juta orang telah meninggalkan Ukraina sejak invasi Rusia dimulai pekan lalu.[]





















