Sanaa, Gontornews – Organisasi internasional tentang Migrasi (IOM) menyebut tidak kurang dari 42 pengungsi ditembak di pantai barat Yaman, Jum’at (17/3). Juru bicara IOM, Joel Millman mengatakan bahwa perahu tersebut berisi 160 penumpang yang semuanya adalah pengungsi Yaman.
Dalam 24 jam terakhir, sejumlah korban telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sedangkan puluhan korban lainnya masih belum ditemukan.
Terkait pelaku penembakan, IOM belum bisa mengonfirmasi lebih lanjut. Saksi yang ditemui oleh IOM belum dapat memastikan apakah helikopter atau kapal motor militer yang menembaki perahu yang ditumpangi para pengungsi tersebut.
“Mereka yang terluka telah menerima perawatan di rumah sakit. Mereka juga sangat terguncang akibat serangan tersebut. Staf kami telah mengunjungi mereka dan menyediakan keperluan yang mereka perlukan,” kata Juru bicara sebuah agensi di Yaman, Shabia Mantoo kepada CNN, Sabtu (18/3).
Mantoo menambahkan bahwa saat ini Yaman membutuhkan bantuan medis yang memadai karena konflik yang terjadi di salah satu negara Timur tengah tersebut belum usai.
Lebih lanjut, Mantoo menjelaskan bahwa UNHCR telah berkolaborasi dengan pihak berwenang untuk memberikan perawatan yang tepat kepada para pengungsi baik secara fisik maupun psikologis. [Mohamad Deny Irawan]
















