Tangerang, Gontornews — Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) bekerjasama dengan Neo Expo Promosindo menyelenggarakan pameran National Roadshow Info Franchise and Bussiness (IFBC) Expo 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) Jumat-Ahad, 28-30 Oktober 2022.
Penyelenggara menargetkan transaksi sekitar 500 miliar rupiah dalam waktu tiga hari. Karenanya, penyelenggara menggandeng 173 merek usaha franchise, peluang usaha hingga usaha milik selebritas.
Acara yang digelar bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-94 tersebut dibuka dengan deklarasi ikrar Wirausaha Berdampak yang dipimpin oleh Konsultan Senior DK Consulting Djoko Kurniawan serta Anchor News TV One sekaligus pemilik Roti Prima, Alvernia.
Dalam rilisnya kepada Gontornews, penyelenggara juga menghadirkan sejumlah wirausahawan lintas sektoral seperti Ketua Umum Asosiasi Industri UMKM Indonesia (Akumandiri) Hermawati Setyorinny, Franchisor Ohayo Drawing School Widyana Susanti hingga pemilik Dabe Slim Bella Shofie Rigan.
Selain itu ada pula nama-nama seperti Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia Susanti Widjaya, Ketua Umum Sahabat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Joanina Rachma Novinda, Deputi PT Pegadaian Suhadi dan Akademisi Universitas Binus Erwin Halim.
Dari pemerintah, hadir Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko. Dalam sambutannya, Moeldoko menyebut pemerintah memahami peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian di Indonesia. Mantan Panglima TNI tersebut juga menyebut pelaku UMKM memiliki fondasi yang kuat sehingga bisa tetap eksis dalam kondisi apa pun.
Karena itu, Pemerintah, sambung Moeldoko, juga berkomitmen untuk mengembangkan sektor UMKM mulai pemberian keringanan kredit hingga 30 persen pada 2023. Tidak hanya itu, pemerintah juga membentuk holding BUMN untuk pembiayaan usaha ultra mikro dan penyediaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) supermikro.
“Pemerintah juga memberikan subsidi pembayaran KUR hanya 3 persen sampai Desember 2022 dan terus berupaya melakukan digitalisasi UMKM di dalam negeri dengan target 30 juta UMKM melek digital pada 2024,” tutup Moeldoko. [Mohamad Deny Irawan]

















