Cianjur, Gontornews — Yayasan Maziyyah Indonesia (YMI), Kamis (24/11/2022), menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa Cianjur. Donasi yang berhasil YMI himpun mulai 23 November 2022 hingga 24 November 2022 berjumlah Rp 6.765.000.
“Alhamdulillah, donasi sudah masuk. Saya terima amanah dari rekan-rekan. Pagi ini, saya akan langsung bergerak untuk menyalurkan bantuan kepada korban. Mohon doanya dari antum semua,” ungkap Koordinator YMI untuk bencana gempa Cianjur, Oki Dian Permana, kepada Gontornews.
Sebelumnya, gempa berkekuatan 5,6 Skala Richter mengguncang Kabupaten Cianjur dan sekitarnya pada Senin, 22 November 2022, siang. Hingga Rabu (23/11/2022) malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis korban meninggal akibat bencana gempa Cianjur mencapai 271 orang.
BNPB juga mencatat korban luka mencapai 2.043 orang. Sementara itu, ada sekitar 61.908 warga yang mengungsi ke lokasi yang aman.
Sejauh ini, 56.320 rumah mengalami kerusakan dengan rincian 22.241 unit rumah mengalami kerusakan berat, 11.641 unit mengalami kerusakan sedang, dan 22.090 unit mengalami kerusakan ringan.
Dalam keterangannya, Oki menjelaskan bahwa para pengungsi membutuhkan bantuan seperti makanan pokok, perlengkapan bayi dan air bersih. Ada dua wilayah kamp pengungsian yang menjadi objek penyaluran bantuan yaitu di Kampung Panumbangan dan Kampung Jambu Dipa, keduanya berada di Kecamatan Cugenang yang menjadi wilayah paling terdampak gempa Cianjur.
“Untuk penyaluran bantuan di Kampung Panumbangan, kami serahkan ke Posko bantuan yang dikelola oleh wali santri alumni Gontor Putri Mantingan. Untuk penyerahan bantuan di Kampung Jambu Dipa, kami sampaikan langsung ke warga yang terdampak bencana,” kata alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor 2007 yang berdomisili di Cianjur.
“Untuk penyaluran bantuan di Kampung Jambu Dipa, kami sedikit kesulitan karena akses jalan menuju lokasi terisolir,” tutupnya. [Mohamad Deny Irawan]





















