Bogor, Gontornews – Dosen/Peneliti Sekolah Vokasi IPB University melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat/mitra sekaligus launching alat “Integrasi Perangkat Cerdas Berbasis Artificial Intelligence & Internet of Fish (INpeC AI & IoF)” sebagai alat monitoring kualitas air pada kolam budidaya ikan di CV Bogorian Aquatic yang berlokasi di Desa Sinar Sari, Kec. Dramaga, Kabupaten Bogor. Kegiatan berlangsung selama 2 jam yang dihadiri Ridwan Siskandar, MSi, Dr Wiyoto, MSc, Sesar Husen Santosa, MM dan Agung Prayudha Hidayat, MT (Tim Peneliti), Giri Maruto, MSi (Owner CV Bogorian Aquatic Fams) dan Muhammad Danang Mukti Darmawan, Fiqri Nurfadillah, Muhammad Ridzky Fadhlurrahman, Firdayanti, Nanda Octavia, Rizhan Cahyadi dan Muhammad Farhan Syamsudin (Mahasiswa Prodi Teknologi Rekayasa Komputer/TRK Sekolah Vokasi IPB).
Pengabdian ini merupakan bentuk karya hasil riset yang dilakukan dalam 1 tahun terakhir ini. Ridwan Siskandar selaku ketua peneliti menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan produk yang dapat bermanfaat untuk pengelola budidaya ikan, terlebih dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih di dunia perikanan. Bahkan Ridwan menyampaikan, ini peluang besar bagi para mahasiswa TRK untuk terjun di dunia bisnis.
Menanggapi hal tersebut, Giri Maruto selaku owner CV Bogorian Aquatic Fams menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas kesempatan kerjasama riset yang dijalin dalam 1 tahun ini antara CV Bogorian Aquatic Fams dengan Sekolah Vokasi (Prodi TRK, Prodi IKN dan Prodi MNI). “Inovasi ini merupakan harapan baru bagi para pembudidaya ikan,” ujarnya.
Ia berharap hal ini menjadi langkah awal untuk merajut kolaborasi riset selanjutnya.
Dalam kesempatan ini, Muhammad Danang Mukti Darmawan (perwakilan mahasiswa) menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan dosen kepada para mahasiswa untuk ikut dalam riset ini.
Danang mengungkapkan, riset ini membantu timnya dalam proses belajar metode Project Based Learning (PjBL) Mata Kuliah Sistem Tertanam. “Kami bangga ikut dan dapat berkontribusi langsung dalam riset ini, terlebih inovasi ini bisa bermanfaat bagi mitra riset,” ujarnya.
Alat ini dikembangkan sebagai upaya solusi memudahkan para pembudidaya ikan dalam memonitoring kualitas air kolam ikan. Inovasi ini dapat diakses dari jarak jauh berbantukan handphone. Monitoring suhu air, pH air, kekeruhan air dan DO (dissolved oxygen) atau oksigen terlarut dapat dilihat secara real time melalui website dari mana saja. Terlebih lagi nilai DO sudah dapat mengontrol kinerja aerator untuk on dan off sesuai nilai kalibrasi yang ditetapkan.
Menariknya lagi, alat ini dibangun secara portable sehingga dengan mudah dapat dibawa ke mana-mana. Bahkan teknologi sensor, IT, control dan monitoring ini tidak menjadi penghambat pagi para pembudidaya yang awam dengan teknologi, karena alat ini dibangun dengan rancangan ramah penggunaan (ramah teknologi untuk para pembudidaya ikan), ujar Danang.
Dengan adanya hasil riset ini, para pembudidaya ikan, terkhusus para pegawai di CV Bogorian Aquatic Fams, dapat terbantu dalam proses pengecekan kualitas air kolam secara berkala.[]





















