Jenewa, Gontornews — Direktur imunisasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (20/1/2023), memuji langkah Cina yang melakukan vaksinasi secara masif bagi orang tua dengan suntikan dan penguat COVID-19 sejak mencabut aturan zero-covid bulan lalu.
Populasi Cina yang berjumlah 1,4 miliar sebagian besar terlindungi dari penyakit yang muncul di kota Wuhan pada akhir 2019. Sejak pembatasan dicabut pada Desember, Cina telah mengalami lonjakan kasus meskipun para pejabat mengatakan itu telah mencapai puncaknya.
“China telah membuat kemajuan besar dan upaya untuk menjangkau kalangan dewasa yang lebih tua dengan dosis primer dan dengan dosis penguat,” kata direktur imunisasi WHO, Kate O’Brien, saat melakukan jumpa pers di Jenewa.
Namun, dia menambahkan bahwa beberapa lansia merasa kesulitan untuk memahami perubahan dalam kebijakan vaksinasi.
Pada waktu yang bersamaan, O’Brien mengatakan bahwa WHO juga berencana untuk mengejar ketinggalan untuk mengatasi vaksinasi malaria dan penyakit lain pada tahun 2023. Sejak pandemi dimulai, lebih dari 50 juta anak tidak mendapatkan vaksinasi secara rutin.
O’Brien juga menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada data terbaru yang tersedia di tengah kemunduran global dalam pelaporan.
“Kami benar-benar akan meminta rekan-rekan di Cina untuk melaporkan tentang cakupan imunisasi rutin saat mereka melewati masa sulit ini,” tutup O’Brien. [Mohamad Deny Irawan]


















