Irbil, Gontornews — Penyerang tak dikenal menembakkan delapan roket ke pangkalan militer Turki di Irak utara pada Rabu (1/2), dua di antaranya mendarat di dalam fasilitas tersebut, kata Kelompok Kontra-Terorisme, sebuah organisasi keamanan di wilayah otonomi Kurdi Irak.
Arabnews.com melansir, sumber keamanan Turki mengatakan serangan itu tidak menyebabkan kerusakan dan tidak ada korban jiwa di pangkalan tersebut.
Sumber keamanan Irak yang menolak disebutkan namanya mengatakan seorang kontraktor Irak di pangkalan itu terluka.
Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan dini hari di pangkalan Zilkan, yang menampung pasukan Turki di Provinsi Ninevah di Irak utara.
Turki telah melakukan operasi di Irak selama beberapa dekade melawan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang memiliki basis di wilayah tersebut. Kelompok PKK ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.
Kelompok tersebut melancarkan pemberontakan di tenggara Turki pada tahun 1984 yang menewaskan lebih dari 40.000 orang.[]


















