Ankara, Gontornews — Korban tewas terus bertambah dengan cepat menyusul gempa kuat yang mengguncang Turki selatan dan Suriah utara pada dini hari Senin (6/2) pagi.
Wakil Presiden Turki Fuat Oktay mengatakan bahwa 284 orang dipastikan tewas di 10 provinsi, sementara lebih dari 2.000 orang terluka.
Pejabat kesehatan di Suriah mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi lebih dari 230 orang di sana.
“Korban gempa bertambah menjadi 237 tewas dan 639 terluka,” kata Ahmed Damiriyye, seorang pembantu menteri kesehatan Suriah, di televisi pemerintah Suriah, sebagaimana dirilis dw.com.
Sementara itu Layanan Geologi AS mengatakan gempa berkekuatan 7,8 melanda dekat kota Gaziantep, pusat industri utama Turki di dekat perbatasan dengan Suriah.
Petugas penyelamat telah dikerahkan di Turki dan Suriah untuk mengevakuasi korban selamat dari reruntuhan. Warga juga telah membantu mencari korban selamat di antara tumpukan bangunan dan puing-puing.
Hujan salju lebat menghambat upaya penyelamatan di beberapa bagian karena jalan tertutup es dan salju.
“Saya menyampaikan harapan terbaik saya kepada semua warga kami yang terkena dampak gempa,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Twitter.
“Kami berharap dapat melewati bencana ini bersama-sama secepat mungkin dan dengan kerusakan yang paling kecil.”
Getaran juga bisa dirasakan sampai ke Lebanon, Siprus, dan Mesir. []




















