الْحَمْدُ لِلهِ عَظِيْمِ الْفَضْلِ، خَلَقَ الإِنْسَان وَكَرَمِهِ بِالْعَقْلِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَ سَيِدَنَا وَنَبِيَناَ مُحَمَدًا عَبْدُ اللهِ وَرَسُوْلِهِ، فَاللَهُمَ صَلِ وَسَلِمْ َوبَارِكْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَالتَابِعِيْن.
أوصيكم عباد الله ونفسي بتقوى الله، قال جل في علاه: يا أيها الذين آمنوا اتقوا الله ولتنظر نفس ما قدمت لغد واتقوا الله إن الله خبير بما تعملون
Wahai orang-orang yang beriman.
Allah SWT telah berfirman dalam Al-Qur’an: Telah kami muliakan bani adam (manusia).
Ibnu Abbas mengatakan bahwasanya Allah SWT menganugerahkan kepada manusia dengan akal, dan itu salah satu kenikmatan yang teramat besar dan paling berharga bagi manusia itu sendiri.
Allah SWT telah berfirman: “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.”
Wahai para pejuang rahmat Allah,
Bagaimana kita mensyukuri nikmat Akal ini?
Kita harus mensyukuri nikmat dari Allah yang sungguh luar biasa ini sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah SWT kepada kita sekaligus juga mendorong kita untuk senantiasa mengontemplasi ciptaan-Nya yang indah dan sempurna, sehingga siapa pun akan merasakan kebesaran Tuhannya dan ketinggian kebijaksanaan-Nya.
Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.”
Dengan akal seorang Mukmin merenungkan firman Tuhannya, sehingga dia mengerti dan melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Tuhannya dan menahan diri apa yang menjadi larangan-Nya.
Allah SWT berfirman: “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.”
Wahai Kaum Muslimin,
Bahwasanya Ulul Albab, bermakna orang yang diberikan akal. Dia bersyukur kepada Tuhannya atas karunia akal, dengan nikmat tersebut menjadikan seseorang memberikan ilmu yang bermanfaat dan berfaidah bagi yang lainnya. Hingga Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.”
Ma’asyiral Mukminin,
Sesungguhnya Akal adalah Nikmat sekaligus pertanggungjawaban. Allah Swt telah berfirman: “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggunganjawabannya.”
Orang yang dimuliakan Allah SWT dengan akal dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, manfaat dan kerugian, dan ia menghindari segala sesuatu yang berdampak negatif pada pikirannya, termasuk narkoba.
Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya sesuatu yang memabukkan itu haram, baik sedikit atau banyak.”
Betapa berbahayanya narkoba, karena bahayanya terhadap pikiran sangat besar, dan dampaknya terhadap manusia sangat mengerikan. Itu membuang-buang uang, merusak kesehatan, menghancurkan keluarga, dan mengakhiri kehidupan seorang pecandu dengan akhir yang menyakitkan.
Ma’asyiral Mukminin,
Bagaimana dengan Kedudukan sang pemilik Akal jika ia memiliki nilai-nilai luhur dan akhlak yang mulia?
Seorang penyair berkata: Jika yang Maha Penyayang telah menyempurnakan kecerdasan akal seseorang
maka sempurnalah akhlaknya seseorang.
Ma’asyiral Muslimin,
Mari kita menginvetasikan serta mengoptimalisasi nikmat akal yang ditelah diberikan oleh Tuhan yang bermanfaat untuk kita dan masyarakat kita dengan kebaikan, kemakmuran, koeksistensi dan kedamaian.
Ya Allah, berikanlah dan bantulah kami dengan Taufiq-Mu dalam mensyukuri nikmat-Mu, ketaatan yang baik kepada-Mu serta ketaatan yang baik kepada Rasul-Mu, Muhammad SAW.
اقول قولي هذا واستغفر الله لى ولكم واستغفروه إنه هو الغفور الرحيم
Khutbah Kedua
الحمد لله الذي أكرمنا بالعقل، وأحل لنا الطيبات، وحرم علينا الخبائث، والصلاة والسلام على سيدنا ونبينا محمد، وعلى آله وصحبه، ومن تبع هديه.
اَللّٰهُمّ احفظ جمهورية إندونيسيا قيادتها وشعبها، وبرها وبحرها، وأرضها وسمائها، من شر كل ذي شر أنت آخذ بناصيته، إنك على كل شيء قدير.
اَللّٰهُمّ اجعل جمهورية إندونيسيا بلدا آمنا مطمئنا، سخاء رخاء، واحفظها بحفظك، واحرسها برعايتك، وأدم الاستقرار عليها. اللهم وفق رئيس اللجمهورية ونائبه وإخوانه حكام أقاليم إندونيسيا لما تحبه وترضاه.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
عِبَادَ الله، إنَّ الله يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا الله الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَلَذِكْرُ الله أَكْبَرُ.
[]



















