St Petersburg, Gontornews – Ledakan di sebuah kereta metro St Petersburg, Rusia, yang menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 45 lainnya mungkin dilakukan oleh warga negara Rusia yang lahir di Kirgistan.
Pada hari Selasa, Kyrgyzstan’s State Committee for National Security mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa salah satu tersangka di balik pemboman itu adalah warga Rusia kelahiran Kirgistan yang diidentifikasi sebagai Akbarzhon Dzhalilov.
Badan intelijen Kirgis, kata pihak berwenang Rusia, memberitahu mereka tentang tersangka, berusia antara 21 dan 22 tahun, tapi mereka tidak menyebutkan perannya dalam pemboman itu.
Badan intelijen mengatakan sedang bekerjasama dengan pihak berwenang Rusia untuk membantu penyelidikan.
Seperti dirilis Aljazeera, kantor berita Interfax, Senin (3/4) mengatakan pihak berwenang percaya tersangka itu terkait dengan “kelompok Islam radikal”.
Tersangka membawa bahan peledak ke dalam kereta api dengan tas ranselnya. [Rusdiono Mukri]



















