Idlib, Gontornews — Turki mengatakan otopsi yang dilakukan terhadap tiga mayat yang dibawa melintasi perbatasan setelah serangan Idlib menunjukkan bahwa senjata kimia digunakan dalam serangan Suriah.
Hasil otopsi telah mengungkapkan bahwa senjata kimia yang digunakan dalam serangan yang menewaskan lebih dari 80 orang di Provinsi Idlib, Suriah. Demikian menurut Menteri Kehakiman Turki.
Sebanyak 32 korban serangan, Selasa (4/4), dibawa ke Turki di mana tiga kemudian meninggal.
“Otopsi dilakukan pada tiga mayat setelah mereka dibawa dari Idlib. Hasil otopsi menegaskan bahwa senjata kimia yang digunakan,” kata Menteri Kehakiman Turki, Bekir Bozdag, sebagaimana dirilis Aljazeera, Kamis (6/4).
“Penyelidikan ilmiah ini juga menegaskan bahwa Assad menggunakan senjata kimia,” Bozdag menambahkan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. [Rusdiono Mukri]

















