Jakarta, Gontornews – Dalam tiga hari ke depan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah di Indonesia diprakirakan meningkat. Untuk itu, BMKG kembali mengimbau agar masyarakat lebih waspada, akan dampak cuaca ekstrem dan hujan lebat yang disertai angin kencang.
Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yunus Swarinoto mengatakan meningkatnya potensi hujan lebat tersebut, dipengaruhi oleh kondisi dinamika atmosfer terkini yang menunjukkan adanya pembentukan pusat tekanan rendah di perairan selatan Jawa, Laut Aru, dan di Papua Nugini. Inilah yang membentuk daerah pumpunan angin, memanjang dari pesisir barat hingga bagian selatan Sumatra, Laut Jawa hingga wilayah Jawa di bagian timur, dan dari Maluku sampai Papua bagian selatan.
Semantara itu, suhu muka laut hangat diidentifikasi terjadi di wilayah perairan sekitar Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. “Kondisi inilah yang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang ataupun hujan ringan hingga lebat berdurasi lama,” ujar Yunus di Jakarta, Rabu (5/3).
Sejumlah wilayah yang diprakirakan akan mengalami peningkatan potensi hujan lebat yakni pesisir barat Sumatra, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, dan Sumatra Selatan. Selain itu juga Banten, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, Maluku, Papua Barat, dan Papua.
Kondisi cuaca tersebut juga berpotensi memicu adanya gelombang tinggi hingga 2,5 meter yang diperkirakan terjadi di hampir semua perairan di Indonesia dari barat hingga timur. “Kami mengimbau agar masyarakat mewaspadai kondisi cuaca ini dan berbagai kemungkinan dampaknya, seperti potensi tanah longsor dan genangan di sejumlah wilayah,” imbuh Yunus. [DJ]

















