Kediri, Gontornews — Sekitar 348 santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 4 Kandangan Kediri mengikuti Kursus Mahir tingkat Dasar 2023. Acara yang diperuntukkan bagi santriwati kelas 5 KMI ini juga diikuti oleh 22 santriwati Pondok Pesantren Al-Barokah Nganjuk Kediri sehingga total peserta KMD 2023 di PMDG Putri Kampus 4 Kandangan Kediri menjadi 370 santriwati.
Acara yang digelar mulai tanggal 13-18 Juli 2023 tersebut dimulai dengan pembukaan yang berlanjut dengan kegiatan halang rintang. Kontributor Gontornews.com untuk Gontor Putri 4 Kandangan, Ustadzah Nabila Septiana Achmad, melaporkan kegiatan halang rintang merupakan salah satu komponen untuk melatih ketangkasan serta kekuatan santri dalam bentuk permainan.
“Umumnya, kegiatan halang rintang dibuat dengan properti-properti sederhana. Terkadang, keterbatasan fasilitas yang tersedia membuat beberapa halang rintang terkesan kurang menarik. Beruntung, semangat yang ditunjukkan oleh para peserta membuat kegiatan ini tetap menyenangkan dan menambah keseruan,” kata Ustadzah Nabila.
Usai mengkuti kegiatan halang rintang, para peserta diwajibkan untuk mendirikan tenda sebagai tempat tinggal sementara selama kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan GP 4 Kandangan tersebut. Materi-materi praktis berupa pemasangan pasak, memasang tali ikatan hingga pemberian bambu menjadi pelajaran baru bagi para peserta yang rata-rata berusia kurang lebih 17 tahun itu.
Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu, Majelis Pembimbing Koordinator (Mabikori) GP4 Kandangan Kediri menggandeng Kwartir Cabang Kediri sebagai pematri KMD 2023. Beberapa tutor yang terlibat dalam kegiatan KMD 2023 di antaranya: Kak Wiwik Widayati, Kak Kamarukmi, Kak Sri Rahayu Agustina, Kak Wiji Astutik, Kak Sukasri, Kak Yuli Fitriani, Kak Siti Mu’arifah, Kak Aning Safitri, Kak Wahidatus Sholehah, Kak Agus Wachid, Kak Mahmud, Kak Dwi Sulistyowati, Kak Khoiruddin dan Kak Luthfiana.
Setelah penyampaian materi, acara berlanjut dengan acara Cross Country, kegiatan rutin dimana peserta berjalan menelusuri area persawahan, sungai, jembatan bambu dan area outbond.
“Kegiaan Cross Country mengandung sejumlah manfaat yakni mengembangkan rasa cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, sebagaimana tertera dalam dasa dharma pramuka nomor dua,” ungkap Ustadzah Nabila.
Agenda terakhir dalam rentetan KMD 2023 yaitu malam unggun gembira. Dalam sambutannya, guru senior PMDG Putri Kampus 4 Kandangan Kediri, Ustadz Muhammad Bajuri Lc, mengatakan kegiatan-kegiatan di Gontor tidak selalu diambil dari sisi akademis di dalam kelas tetapi juga kegiatan di luar kelas.
“Apabila santri hanya berpatok pada nilai, pada aspek belajar mengajar saja, maka para santri tidak akan terbentuk kepribadiannya secara utuh. Jika mereka tidak menyerap dengan baik lingkup pendidikan dengan baik, para santri akan menghadapi beberapa kesulitan terutama saat mereka berada di luar pondok (masyarakat),” kata Ustadz Bajuri.
Usai rentetan acara, PMDG Kampus 4 Kandangan beserta panitia KMD 2023 menetapkan para peserta sebagai pembimbing pramuka atau yang familiar disebut dengan istilah mudarribat.
“Semoga dengan berhasilnya kaderisasi ini dapat memberikan adika muda Darussalam sumber daya yang lebih berkualitas,” tutupnya. [Mohamad Deny Irawan]





















