Depok, Gontornews — Ahad, 16 Agustus 2023, Pesantren Modern Primago kampus Putri Depok menyelenggarakan acara Bedah Buku “Bahasa Arab lil Murasyahin” karya Ustadz Dr Awaluddin Faj, MPd.
Acara ini diikuti oleh seluruh santriwati dan ustadzah Pesantren Modern Primago. Acara bedah buku ini diselanggarakan sebagai gerakan agar menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Arab dalam diri santriwati serta memotivasi mereka untuk terus belajar bahasa Arab.
Dr Awaluddin Faj, MPd memaparkan akan pentingnya belajar bahasa Arab sesuai dengan apa yang ditulis dalam buku tersebut, mengutip perkataan Imam Asy-Syafi’i rahimahullah: “Maka wajib atas setiap Muslim untuk mempelajari bahasa Arab sekuat kemampuannya. Sehingga dia bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah Ta’ala dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, dan dengannya dia bisa membaca kitabullah…”
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa bahasa Arab adalah bahasa agama Islam dan bahasa Al-Qur’an. Kita tidak akan bisa memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan pemahaman yang benar dan selamat dari penyelewengan kecuali dengan bekal bahasa Arab.
Bahasa Arab adalah bahasa yang wajib digunakan untuk komunikasi dalam berkehidupan selama berada di lingkungan Pesantren Modern Primago, baik di asrama maupun di sekolah. Selain itu, sebagai seorang Muslim hendaknya belajar dan mengerti bahasa Arab karena bahasa Arab bahasa Al-Qur’an dan As-Sunnah. Pun bahasa Arab kunci untuk mendalami keilmuan yang ada di dalam agama Islam.
Pada kesempatan itu, penulis buku tersebut, Ustadz Dr Awaluddin Faj, MPd memaparkan bahwa buku Bahasa Arab Ta’limu Lughatul Arabiyah lil Murasyahin ini berisi kosa kata, susunan kalimat sederhana, percakapan, serta cerita-cerita pendek yang seluruhnya menggunakan bahasa Arab tingkatan dasar.
Buku “Bahasa Arab lil Murasyahin” ini diperuntukkan bagi calon santri yang akan memasuki dunia pesantren, serta buku ini akan dijadikan sebagai buku yang wajib dimiliki oleh seluruh santri dan santriwati Pesantren Modern Primago sebagai penunjang kemampuan berbahasa Arab para santri. “Diharapkan dengan adanya buku ini para santri memiliki dasar dan kemampuan bahasa Arab, baik aktif maupun pasif,” ungkap alumni Gontor 2006 itu. []





















