Mantingan, Gontornews — Deputi Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Universitas Darussalam Gontor, Dr Fairuz Subakir Ahmad MA, menegaskan bahwa peringatan HUT RI-78 merupakan bagian dari mengungkapkan kesyukuran dalam Islam. Baginya, rasa bersyukur bisa ditunjukkan melalui hati, lisan dan tindakan.
Ustadz Fairuz menjelaskan, bersyukur dalam hati merupakan kesyukuran dalam hati yang melibatkan pengakuan dalam batin serta sikap rendah hati seraya menyadari setiap kebaikan dari Allah SWT. Sementara besyukur melalui lisan biasanya muncul dari ucapan seseorang yang melontarkan pujian terhadap nikmat Allah SWT dengan kata-kata yang baik.
“Bersyukur dengan tindakan merujuk pada bentuk bersyukur yang diwujudkan dalam tindakan dan memperjuangkan segalanya tanpa pamrih,” ungkap Ustadz Fairuz sebagaimana dilansir laman UNIDA Gontor.
“Semua bentuk ekspresi bersyukur ini saling berkaitan dan yang perlu diingat, bersyukur dalam Islam bukanlah sekedar rutinitas melankkan muncul dari sikap hati yang tulus, kesadaran yang mendalam dan tindakan yang berasal dari keimanan yang kokoh terhadap Allah SWT,” sambung putra almarhum KH Imam Subakir Ahmad, tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Fairuz menegaskan bahwa perjuangan para pahlawan bangsa yang gugur untuk memerdekakan bangsa merupakan pekerjaan berat. Tetapi, mempertahankan perjuangan yang pernah mereka, para pahlawan itu lakukan, jauh lebih berat.
“Mempertahankan perjuangan lebih berat. Menuju kemerdekaan perjuangan yang berat. Apalagi mempertahankan kemerdekaan jauh lebih berat. Merdeka!” tutupnya. [Mohamad Deny Irawan]





















