pesanan-majalah-edisi-khusus
31 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 4 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Nasional

Dukung MUI Tolak Vasektomi Syarat Penerimaan Bansos, HNW: Gubernur Mestinya Fokus Laksanakan Astacita Bukan Buat Kegaduhan Sosial Politik

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
5 May 2025
in Nasional
0
Hentikan Kejahatan Israel, HNW Dukung Pernyataan Menlu RI di ICJ, Agar Mahkamah Internasional Memastikan Keputusan-keputusannya Soal Israel dan Palestina Benar-benar Dilaksanakan 

Jakarta, Gontornews — Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota DPR RI Komisi VIII  yang di antaranya membidangi urusan sosial, Hidayat Nur Wahid, mendukung sikap MUI Jawa Barat maupun MUI Pusat yang menolak/mengkritisi wacana yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat yang mewacanakan kewajiban vasektomi bagi laki-laki miskin sebagai syarat penerimaan Bansos.

Wacana tersebut sudah menimbulkan kegaduhan, memantik polemik dan penolakan. Bukan  hanya dari MUI tapi juga dari para dokter dan aktivis HAM, karena dinilai tidak solutif. Sebab, masalah kemiskinan memang menjadi kewajiban negara untuk mengatasinya. Dan diskriminatif karena hanya berlaku bagi warga miskin, sementara warga yang kaya dan punya banyak anak tidak diharuskan vasektomi. Karenanya wacana ini juga dinilai melanggar HAM.

HNW, sapaan akrab Hidayat Nur Wahid, menyebut agar Gubernur Jawa Barat segera mengakhiri kegaduhan itu dengan mencabut wacananya, dan fokus mengatasi masalah kemiskinan dan efektivitas bansos, tanpa membuat masalah baru.

Ia mengingatkan, Bansos merupakan kebijakan nasional sebagai pelaksanaan Konstitusi, karenanya ada aturan yang berlaku pada skala nasional. Pemerintah pusat yang berkewenangan terkait Bansos bukanlah Menteri Desa tetapi Menteri Sosial. Dan Menteri Sosial dengan jajarannya tidak pernah menambahkan/membuat syarat tambahan baru untuk menerima Bansos yaitu wajib vasektomi (KB bagi laki-laki), sebagaimana diwacanakan oleh Gubernur Jawa Barat itu.

BACA JUGA

Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

Gubernur Lemhannas Siap Jadi Pembicara GIHES 2026

Mendikasmen Apresiasi Pendidikan Holistik Pesantren

Demikian juga Komisi VIII DPR yang merupakan mitra kerja Kementerian Sosial terkait peraturan perundangan dan pengawasan pelaksanaannya, belum pernah mendapat usulan dari Mensos untuk membahas tambahan syarat baru penerima Bansos yaitu kewajiban vasektomi.

“Saat ini Pemerintah via Kemensos menyalurkan Bansos melalui mekanisme legal antara lain pendataan dan pemeringkatan kesejahteraan warga. Jika memang seseorang memenuhi syarat dan masuk pada pendataan maka yang bersangkutan layak menerima Bansos. Tidak ada syarat kewajiban vaksetomi, apalagi juga tidak ada data empiris kaitan vasektomi dengan ketidakmiskinan,” papar Hidayat dalam keterangannya, Senin (5/5/2025).

Hidayat menjelaskan, seharusnya gubernur termasuk Gubernur Jawa Barat ikut mencarikan kebijakan yang efektif mengatasi kemiskinan yang belum berhasil diatasi oleh Pemerintahan yang lalu. Bukan malah mengusulkan ketidakbijakan yang menjadi masalah seperti kewajiban vaksetomi bagi penerima Bansos itu.

Menurut HNW, pemberian Bansos mestinya tidak dikaitkan dengan kewajiban vasektomi, karena Bansos itu memang ketentuan konstitusional yang wajib dilaksanakan oleh negara. Apalagi tidak ada fakta vasektomi menjadi jaminan tidak miskin, dan banyaknya anak (tidak bervasektomi) identik dengan menjadi miskin. Betapa banyak sekarang ini keluarga muda yang kaya dan tidak menerima Bansos, malah orientasinya mempunyai anak banyak.

“Kebijakan perlindungan sosial yang berlaku nasional saat ini harus menyeluruh. Jika satu keluarga miskin, maka orangtuanya mendapatkan Bansos, termasuk rutilahu (rumah tinggal layak huni), anaknya dibantu pendidikannya, dan jika sakit bisa berobat gratis. Penyempurnaan implementasi kebijakan nasional termasuk aktualisasi pendataan warga yang berhak menerima Bansos, serta terobosan-terobosan menciptakan lapangan kerja, inilah yang harusnya serius dilaksanakan dan dikuatkan termasuk oleh Gubernur Jabar, bukan justru membuat wacana baru yang tidak solutif dan malah menambah kegaduhan seperti wacana kewajiban vasektomi yang akan membatasi hak orangtua untuk mempunyai anak,” sambungnya.

Anggota DPR RI Fraksi PKS ini menambahkan, MUI bahkan telah memberikan fatwa haramnya vaksetomi sesuai ijtima’ mereka pada tahun 2012, dan itu sudah disampaikan ke publik oleh MUI Jawa Barat maupun MUI Pusat.

Pembatasan reproduksi melalui vaksetomi, menurut MUI, hanya boleh dilakukan untuk kondisi tertentu yang berkaitan dengan kesehatan seseorang, bukan untuk dijadikan sebagai kewajiban umum yang diselenggarakan secara massal dan permanen.

“Alasan Gubernur Jawa Barat bahwa vasektomi bisa berlaku sementara juga sudah dibantah dan ditolak oleh MUI, selain karena bertentangan dengan prinsip ajaran Islam, juga karena rekanalisasi tidak sesederhana yang dibayangkan gubernur, keberhasilan rekanalisasi tidak bisa dijamin 100 persen, juga biaya rekanalisasi bagi yang terlanjur melakukan vasektomi tidak murah, sehingga tidak mampu dilakukan oleh warga penerima Bansos itu. Warga Jabar khususnya dan Indonesia umumnya, mayoritas mutlaknya beragama Islam dan mereka menghormati fatwa para ulama. Maka mestinya Gubernur Jawa Barat dan yang lainnya  menghormati fatwa para ulama dan mengajak para ulama untuk bersama-sama mengatasi masalah kemiskinan yang juga menjadi kepedulian para ulama, tidak malah mengabaikan para ulama dan ngotot melempar wacana yang tidak mengatasi masalah, tapi malah menambah masalah,” ujar HNW.

“Kepala Daerah sebagai kepanjangan tangan dari Pemerintah Pusat, semestinya juga hanya membuat kebijakan yang mengimplementasikan dan menguatkan pelaksanaan program Pemerintah Pusat. Dalam hal ini Presiden Prabowo jelas mempunyai kebijakan nasional “astacita”, seperti asta cita ke-4 yakni memperkuat pembangunan SDM. Bukan malah melempar wacana yang melemahkan harmoni nasional, dan sikap gotong royong melakukan pembangunan SDM secara nasional, ketika ia malah menambahi masalah yang tidak menjadi solusi bagi rakyat, apalagi polemik itu malah membuat tidak fokus melaksanakan program Astacita yang dipentingkan itu,” pungkasnya. []

Tags: BansosGubernur Jawa BaratMUIVasektomi
Share8Tweet5Send
Previous Post

Insan Kamil sebagai Tujuan Akhir Pendidikan

Next Post

Ar-Rahman Islamic School Depok Family Gathering 2025 ke Pangalengan Bandung

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Kasih Sayang Rasulullah SAW kepada Umatnya

Kasih Sayang Rasulullah SAW kepada Umatnya

30 August 2026
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

29 August 2026
Wakil Bupati Lebak Hadiri Panggung Gembira Spektakuler Smart Generation 627 Darel Azhar

Wakil Bupati Lebak Hadiri Panggung Gembira Spektakuler Smart Generation 627 Darel Azhar

30 August 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

2 September 2026
Rasa Malu*

Rasa Malu*

0
Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

0
Asah Jiwa Kepemimpinan Santri, Gontor Kampus 12 Riau Buka Agenda Kepramukaan

Asah Jiwa Kepemimpinan Santri, Gontor Kampus 12 Riau Buka Agenda Kepramukaan

0
Gontor Putri Kampus 3 Resmi Buka Kegiatan Pramuka

Gontor Putri Kampus 3 Resmi Buka Kegiatan Pramuka

0
Ribuan Santri Gontor Semangat Ikuti Apel Pembukaan Semester Kedua

Ribuan Santri Gontor Semangat Ikuti Apel Pembukaan Semester Kedua

0
Rasa Malu*

Rasa Malu*

4 September 2026
Gontor Kampus 12 Riau Resmi Buka Pembelajaran Semester Kedua

Gontor Kampus 12 Riau Resmi Buka Pembelajaran Semester Kedua

4 September 2026
Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

4 September 2026
Gontor Putri Kampus 3 Resmi Buka Kegiatan Pramuka

Gontor Putri Kampus 3 Resmi Buka Kegiatan Pramuka

4 September 2026
Ribuan Santri Gontor Semangat Ikuti Apel Pembukaan Semester Kedua

Ribuan Santri Gontor Semangat Ikuti Apel Pembukaan Semester Kedua

4 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result