15
Tonton Selengkapnya
28 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 7 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Haikal dan Bilal: Iman Menyala di Bawah Batu dan Debu

Oleh Hadiyanto Arief, Pengasuh Pesantren Darunnajah

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
10 October 2025
in Kolom
0
Haikal dan Bilal: Iman Menyala di Bawah Batu dan Debu

Dalam struktur maqāṣid al-syarī‘ah, para ulama menempatkan hifẓ ad-dīn — menjaga agama — di urutan pertama, sebelum hifẓ an-nafs (menjaga jiwa), hifẓ al-‘aql, hifẓ an-nasl, dan hifẓ al-māl. Bagi sebagian orang, urutan itu tampak akademis. Namun dalam kenyataan hidup, kadang urutan itu menjelma menjadi nyala iman yang hidup di dada seorang Mukmin, membimbingnya di saat batas antara hidup dan mati terasa begitu tipis.

Beberapa waktu lalu, kisah Haikal, santri Pondok Pesantren Al-Khozini, mengetuk hati banyak orang. Ketika bangunan mushalla tempatnya bernaung runtuh menimpanya, ia tertimbun selama tiga hari di bawah reruntuhan, dalam gelap, lapar, dan kesakitan. Nyawanya seakan tergantung di ujung helaan napas. Namun di tengah kondisi itu, Haikal tetap melaksanakan shalat setiap kali masuk waktu, dengan segala keterbatasannya, di bawah puing dan debu, tanpa air dan tanpa daya. Subhanallah — di saat sebagian manusia menyerah pada rasa takut, ia masih tunduk dalam sujud. Di bawah reruntuhan, Haikal tetap menjaga tiang agamanya.

Haikal akhirnya diselamatkan, meski harus kehilangan satu kakinya. Tubuhnya tak lagi sempurna, tapi imannya tetap utuh, iman dan shalatnya tetap utuh. Inilah makna sejati dari hifẓ ad-dīn: menjaga agama di atas segalanya, bahkan di atas diri sendiri.

Kisah Haikal menyingkap gema kisah teladan Bilal bin Rabah, sahabat mulia Nabi SAW yang disiksa di padang pasir, ditindih batu besar, dan dipaksa mengingkari Tuhannya. Namun Bilal hanya berucap:

BACA JUGA

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Struktur dan Kultur

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

“Aḥad, Aḥad — Allah Yang Esa, Allah Yang Esa.”

Bilal memilih iman, bukan keselamatan tubuh. Haikal pun demikian — tubuhnya mungkin terjepit reruntuhan, tetapi hatinya bebas: kakinya terpaksa diamputasi, tetapi agama dalam dirinya tak pernah tergores. Keduanya memperlihatkan satu kebenaran abadi bahwa iman merupakan bagian tubuh yang tak bisa dipotong.

Dalam pandangan maqāṣid al-syarī‘ah, kisah Haikal mengajarkan mengapa hifẓ ad-dīn harus diutamakan. Karena agama bukan sekadar bagian dari hidup — agama makna dari kehidupan itu sendiri. Menjaga jiwa penting, tetapi menjaga iman menjadi alasan jiwa itu ada. Sebab hidup tanpa iman hanyalah keberadaan tanpa arah, sementara kehilangan sebagian tubuh demi iman merupakan tanda kemuliaan di sisi Allah.

Kisah Haikal hadir di tengah zaman yang haus teladan. Bangsa ini sedang mengalami krisis moral dan akhlak: banyak yang pintar tapi kehilangan nurani, banyak yang sukses tapi miskin empati. Anak muda kita tumbuh di tengah layar, tapi kehilangan cermin — cermin keteladanan yang dahulu memantulkan wajah-wajah penuh keikhlasan. Kini banyak yang sibuk menjaga citra, tapi lupa menjaga hati. Banyak yang berjuang mempertahankan eksistensi di dunia maya, tapi lalai mempertahankan hubungan dengan Sang Pencipta. Fenomena ini bukan sekadar kelemahan pribadi, tetapi pertanda bahwa orientasi pendidikan kita mulai kehilangan ruhnya.

Padahal, Pasal 31 ayat (3) UUD 1945 dengan jelas menegaskan:

“Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.”

Artinya, pendidikan sejati bukan hanya mencerdaskan pikiran, tetapi menyuburkan iman dan akhlak. Bukan hanya membangun kecerdasan logika, tetapi membangun kejernihan jiwa. Haikal merupakan bukti bahwa pendidikan pesantren masih setia menjaga ruh itu. Ia wajah generasi yang terdidik bukan hanya untuk berpikir, tetapi untuk beriman dan berakhlak. Ia menjadi saksi bahwa ketika akidah telah tertanam, maka bahkan reruntuhan tak bisa menggoyahkannya. Santri seperti Haikal merupakan buah dari tarbiyah yang hidup — pendidikan yang menanamkan iman lebih dalam dari sekadar pengetahuan.

Kini Haikal mungkin berjalan dengan satu kaki, namun langkahnya akan selalu lebih tegak dari banyak orang yang tubuhnya lengkap tapi hatinya pincang. Sebab ia telah mengajarkan kita, bahwa iman lebih kuat daripada rasa sakit, dan bahwa agama lebih berharga dari anggota badan. Ia tidak mati dalam reruntuhan — justru imannyalah yang hidup dan menegakkan martabat pesantren di tengah ujian.

Haikal dan Bilal terpisah ribuan tahun, tapi keduanya berada di maqam yang sama — maqam orang-orang yang menjaga agama di atas segalanya. Mereka mengingatkan kita bahwa kekuatan bangsa ini bukan terletak pada harta, senjata, atau gelar, tetapi pada jiwa-jiwa yang beriman, ikhlas, dan teguh di bawah cahaya Ketuhanan.

Ketika seorang santri kecil menjaga imannya di bawah reruntuhan, ketika lidahnya tetap berdzikir di tengah derita, ketika ia tetap menjalankan kewajibannya pada saat nyawa di ujung tanduk- maka sesungguhnya ia sedang menegakkan sila pertama Pancasila: “Ketuhanan Yang Maha Esa.” Inilah hakikat Pancasila yang hidup — bukan sekadar dihafal di bibir, tapi dihayati dalam jiwa. Ketuhanan yang menjadi fondasi bagi seluruh sila berikutnya: kemanusiaan yang beradab, persatuan yang utuh, musyawarah yang bermartabat, dan keadilan yang bermakna.

Menariknya, urutan sila-sila dalam Pancasila pun disusun dengan logika yang sejalan dengan maqāṣid al-syarī‘ah — dimulai dari Ketuhanan sebagai landasan utama, baru kemudian kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan. Sebagaimana dalam maqāṣid, hifẓ ad-dīn menjadi sumber dan penuntun bagi penjagaan jiwa, akal, keturunan, dan harta; demikian pula Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi sumber nilai dan arah bagi seluruh sendi kehidupan bangsa. Jika Ketuhanan dilupakan, seluruh sila kehilangan makna. Tetapi jika Ketuhanan ditegakkan maka Pancasila menjelma menjadi cahaya kehidupan.

Haikal merupakan cermin dari Pancasilais sejati — bukan karena ia berbicara tentang ideologi, tetapi karena ia hidup dengan iman, bertahan dengan akhlak, dan menyerahkan segalanya kepada Allah Yang Maha Esa. []

Tags: hifẓ ad-dīnmaqāṣid al-syarī‘ahPondok Pesantren Al-Khozini
Share39Tweet25Send
Previous Post

Childfree, Apa Kata Mereka?

Next Post

Israel Masih Serang Gaza Meski Hamas Sepakat Gencatan Senjata, HNW: Harusnya Trump Pastikan Israel Hentikan Serangan dan Tak Ingkari Kesepakatan

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

0
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

0
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

0
BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

0
Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

0
BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

6 June 2026
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

6 June 2026
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

5 June 2026
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

5 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result