10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 24 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Haikal dan Bilal: Iman Menyala di Bawah Batu dan Debu

Oleh Hadiyanto Arief, Pengasuh Pesantren Darunnajah

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
10 October 2025
in Kolom
0
Haikal dan Bilal: Iman Menyala di Bawah Batu dan Debu

Dalam struktur maqāṣid al-syarī‘ah, para ulama menempatkan hifẓ ad-dīn — menjaga agama — di urutan pertama, sebelum hifẓ an-nafs (menjaga jiwa), hifẓ al-‘aql, hifẓ an-nasl, dan hifẓ al-māl. Bagi sebagian orang, urutan itu tampak akademis. Namun dalam kenyataan hidup, kadang urutan itu menjelma menjadi nyala iman yang hidup di dada seorang Mukmin, membimbingnya di saat batas antara hidup dan mati terasa begitu tipis.

Beberapa waktu lalu, kisah Haikal, santri Pondok Pesantren Al-Khozini, mengetuk hati banyak orang. Ketika bangunan mushalla tempatnya bernaung runtuh menimpanya, ia tertimbun selama tiga hari di bawah reruntuhan, dalam gelap, lapar, dan kesakitan. Nyawanya seakan tergantung di ujung helaan napas. Namun di tengah kondisi itu, Haikal tetap melaksanakan shalat setiap kali masuk waktu, dengan segala keterbatasannya, di bawah puing dan debu, tanpa air dan tanpa daya. Subhanallah — di saat sebagian manusia menyerah pada rasa takut, ia masih tunduk dalam sujud. Di bawah reruntuhan, Haikal tetap menjaga tiang agamanya.

Haikal akhirnya diselamatkan, meski harus kehilangan satu kakinya. Tubuhnya tak lagi sempurna, tapi imannya tetap utuh, iman dan shalatnya tetap utuh. Inilah makna sejati dari hifẓ ad-dīn: menjaga agama di atas segalanya, bahkan di atas diri sendiri.

Kisah Haikal menyingkap gema kisah teladan Bilal bin Rabah, sahabat mulia Nabi SAW yang disiksa di padang pasir, ditindih batu besar, dan dipaksa mengingkari Tuhannya. Namun Bilal hanya berucap:

BACA JUGA

Metode Pendidikan dan Pembinaan Santri Melalui Lisaanul Haal

Dari Santri Menjadi Guru: Transisi Identitas di Era Digital

Tiga Pilar Penting dalam Pengelolaan Pesantren: Mesin, Karoseri, dan Asesoris

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

“Aḥad, Aḥad — Allah Yang Esa, Allah Yang Esa.”

Bilal memilih iman, bukan keselamatan tubuh. Haikal pun demikian — tubuhnya mungkin terjepit reruntuhan, tetapi hatinya bebas: kakinya terpaksa diamputasi, tetapi agama dalam dirinya tak pernah tergores. Keduanya memperlihatkan satu kebenaran abadi bahwa iman merupakan bagian tubuh yang tak bisa dipotong.

Dalam pandangan maqāṣid al-syarī‘ah, kisah Haikal mengajarkan mengapa hifẓ ad-dīn harus diutamakan. Karena agama bukan sekadar bagian dari hidup — agama makna dari kehidupan itu sendiri. Menjaga jiwa penting, tetapi menjaga iman menjadi alasan jiwa itu ada. Sebab hidup tanpa iman hanyalah keberadaan tanpa arah, sementara kehilangan sebagian tubuh demi iman merupakan tanda kemuliaan di sisi Allah.

Kisah Haikal hadir di tengah zaman yang haus teladan. Bangsa ini sedang mengalami krisis moral dan akhlak: banyak yang pintar tapi kehilangan nurani, banyak yang sukses tapi miskin empati. Anak muda kita tumbuh di tengah layar, tapi kehilangan cermin — cermin keteladanan yang dahulu memantulkan wajah-wajah penuh keikhlasan. Kini banyak yang sibuk menjaga citra, tapi lupa menjaga hati. Banyak yang berjuang mempertahankan eksistensi di dunia maya, tapi lalai mempertahankan hubungan dengan Sang Pencipta. Fenomena ini bukan sekadar kelemahan pribadi, tetapi pertanda bahwa orientasi pendidikan kita mulai kehilangan ruhnya.

Padahal, Pasal 31 ayat (3) UUD 1945 dengan jelas menegaskan:

“Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.”

Artinya, pendidikan sejati bukan hanya mencerdaskan pikiran, tetapi menyuburkan iman dan akhlak. Bukan hanya membangun kecerdasan logika, tetapi membangun kejernihan jiwa. Haikal merupakan bukti bahwa pendidikan pesantren masih setia menjaga ruh itu. Ia wajah generasi yang terdidik bukan hanya untuk berpikir, tetapi untuk beriman dan berakhlak. Ia menjadi saksi bahwa ketika akidah telah tertanam, maka bahkan reruntuhan tak bisa menggoyahkannya. Santri seperti Haikal merupakan buah dari tarbiyah yang hidup — pendidikan yang menanamkan iman lebih dalam dari sekadar pengetahuan.

Kini Haikal mungkin berjalan dengan satu kaki, namun langkahnya akan selalu lebih tegak dari banyak orang yang tubuhnya lengkap tapi hatinya pincang. Sebab ia telah mengajarkan kita, bahwa iman lebih kuat daripada rasa sakit, dan bahwa agama lebih berharga dari anggota badan. Ia tidak mati dalam reruntuhan — justru imannyalah yang hidup dan menegakkan martabat pesantren di tengah ujian.

Haikal dan Bilal terpisah ribuan tahun, tapi keduanya berada di maqam yang sama — maqam orang-orang yang menjaga agama di atas segalanya. Mereka mengingatkan kita bahwa kekuatan bangsa ini bukan terletak pada harta, senjata, atau gelar, tetapi pada jiwa-jiwa yang beriman, ikhlas, dan teguh di bawah cahaya Ketuhanan.

Ketika seorang santri kecil menjaga imannya di bawah reruntuhan, ketika lidahnya tetap berdzikir di tengah derita, ketika ia tetap menjalankan kewajibannya pada saat nyawa di ujung tanduk- maka sesungguhnya ia sedang menegakkan sila pertama Pancasila: “Ketuhanan Yang Maha Esa.” Inilah hakikat Pancasila yang hidup — bukan sekadar dihafal di bibir, tapi dihayati dalam jiwa. Ketuhanan yang menjadi fondasi bagi seluruh sila berikutnya: kemanusiaan yang beradab, persatuan yang utuh, musyawarah yang bermartabat, dan keadilan yang bermakna.

Menariknya, urutan sila-sila dalam Pancasila pun disusun dengan logika yang sejalan dengan maqāṣid al-syarī‘ah — dimulai dari Ketuhanan sebagai landasan utama, baru kemudian kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan. Sebagaimana dalam maqāṣid, hifẓ ad-dīn menjadi sumber dan penuntun bagi penjagaan jiwa, akal, keturunan, dan harta; demikian pula Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi sumber nilai dan arah bagi seluruh sendi kehidupan bangsa. Jika Ketuhanan dilupakan, seluruh sila kehilangan makna. Tetapi jika Ketuhanan ditegakkan maka Pancasila menjelma menjadi cahaya kehidupan.

Haikal merupakan cermin dari Pancasilais sejati — bukan karena ia berbicara tentang ideologi, tetapi karena ia hidup dengan iman, bertahan dengan akhlak, dan menyerahkan segalanya kepada Allah Yang Maha Esa. []

Tags: hifẓ ad-dīnmaqāṣid al-syarī‘ahPondok Pesantren Al-Khozini
Share40Tweet25Send
Previous Post

Childfree, Apa Kata Mereka?

Next Post

Israel Masih Serang Gaza Meski Hamas Sepakat Gencatan Senjata, HNW: Harusnya Trump Pastikan Israel Hentikan Serangan dan Tak Ingkari Kesepakatan

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Al-‘Afwu dan Al-Maghfirah: Hierarki Ampunan dalam Perspektif Spiritual Islam di Akhir Ramadhan

Kiat-Kiat Agar Anak Betah di Pesantren: Sebuah Rangkuman Pidato Masyayikh Gontor

3 May 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

12 July 2026
Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

12 July 2026
Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

13 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

0
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

0
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

0
Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

17 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

17 July 2026
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angakatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

16 July 2026
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

16 July 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

16 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result