Bogor, Gontornews — Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) Bogor pada Rabu (11/5/2025) tampak ramai oleh kehadiran rombongan siswa kelas 6 SD Al-Bayani beserta para guru pendamping. Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembelajaran langsung tentang kehidupan pesantren modern bagi para siswa yang sebagian besar belum mengenal sistem pendidikan berbasis asrama.
Ketua panitia kegiatan, Ustadz Salman Alfarisi, menjelaskan bahwa kunjungan ini memiliki dua tujuan. “Tujuan pertama untuk silaturahmi, lalu yang kedua memperkenalkan dunia pesantren kepada anak-anak SD Al-Bayani yang kehidupannya belum mengenal pondok atau mukim. Dan semoga ada yang ingin masuk ke Pesantren Ummul Quro Al-Islami,” ujarnya.
Menurut Ustadz Salman, pemilihan PMUQI sebagai lokasi kunjungan bukan tanpa alasan. Pesantren ini dikenal memadukan sistem pendidikan modern dengan dasar keagamaan yang kuat.
“Karena Ummul Quro itu kan pesantren modern, jadi ada pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, dan pelajaran kitabnya juga ada. Sehingga ini menjadi salah satu opsi kita untuk menjadi tujuan silaturahmi tahun ini,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara pendidikan dasar dan pendidikan pesantren, sehingga para siswa SD Al-Bayani dapat memahami kehidupan santri serta menumbuhkan minat untuk melanjutkan studi ke pesantren modern.
Antusiasme Siswa SD Al-Bayani
Beragam penampilan santri, mulai dari tari Saman, pencak silat, drum band, hingga angklung, sukses memikat perhatian para siswa. “Respon mereka sangat excited karena baru melihat penampilan-penampilan baru dan juga adanya pembagian doorprize sehingga mereka lebih bersemangat lagi,” ujar Ustadz Samsul Ma’arif dari PMUQI.
Kemeriahan acara tak lepas dari koordinasi panitia yang solid dan persiapan yang matang. “Karena panitia bekerjasama dengan baik, jadi segala sesuatu sudah dipersiapkan dengan matang. Sehingga tidak ada tantangan,” tambahnya.
Selain menjadi sarana hiburan edukatif, kunjungan ini juga mempererat hubungan antara SD Al-Bayani dan PMUQI, serta memberikan pengalaman baru bagi para siswa untuk mengenal kehidupan pesantren yang disiplin, kreatif, dan religius.
Kegiatan silaturahmi ini pun diharapkan dapat menjadi langkah awal membangun sinergi pendidikan antara lembaga sekolah umum dan pesantren modern dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, berilmu, dan berjiwa santri. [Bayu]


















