Bogor, Gontornews – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insantama Leuwiliang menggelar Khotmul Qur’an ke-16, Sabtu (6/12/2025). Lima puluh siswa –21 putra dan 29 putri– SDIT dan SMPIT Insantama Leuwiliang, Kabupaten Bogor, mengikuti acara yang diselenggarakan di Masjid Pendidikan Al-Haris di kompleks sekolah itu.
“Kalian semua anak-anak yang hebat,” ujar Ketua Yayasan Amanah Insantama Leuwiliang, Ir H Ahmad Soim, saat memberikan sambutan di hadapan para orangtua/wali murid, tokoh masyarakat, dan para guru yang memenuhi lantai 2 masjid itu.
“Sekolah ini sudah berusia 14 tahun dan kita terus-menerus memperbaiki metode dan pelaksanaan pembelajaran Tahsin Al-Qur’an di sekolah ini,” lanjut Ahmad Soim.
Ayah lima anak itu menuturkan, Tahsin Al-Qur’an di sekolah ini menggunakan metode Qiroati. Setelah lulus Qiroati para siswa melanjutkan ke program Tahfizh yang menggunakan metode TES (Tahfizh Evaluasi Sederhana).
Menurutnya, pembelajaran Tahsin Qiroati akan terus diperbaiki sehingga para siswa bisa lulus Qiroati saat mereka duduk di bangku kelas 3 sehingga di kelas 4 para siswa bisa mengikuti program Tahfizh.

“Karena itulah pembelajaran Tahsin Qiroati khusus untuk siswa kelas 2 dan 3 dilaksanakan dua kali sehari,” papar lulusan IPB University itu.
Pada bagian sambutannya, Ahmad Soim menyebutkan SIT Insantama Leuwiliang telah membuka pendaftaran murid baru (SPMB) untuk tahun ajaran baru 2026/2027. Pendaftaran dibuka sejak 1 Desember 2025 hingga 31 Desember 2025. []


















